Skip to main content

Desa Wisata Pujon Kidul yang Mencuri Perhatian

Baru saja diresmikan, Desa Wisata di Malang, yaitu Desa Wisata Pujon Kidul. Letaknya memang di Desa Pujon Kidul. Hamparan persawahan yang begitu hijau, juga landscape pegunungan yang elok melengkapi keindahan desa wisata ini.

Menurut Balipost.com, Desa Wisata Pujon Kidul ini terus melakukan perubahan.  Semisal, jumlah canopy di cafe sawah, yang tersebar di areal persawahan semi organic mulai bertambah. Demikian pula mini gazebo, serta tempat kandang kuda yang pembanunannya hampir selesai. Tak heran bila kunjungan wisatawan kini mencapai angka rata-rata 3000 tiap hari Sabtu dan Minggu dan 500 pengunjung pada hari kerja.

Perubahan fantastis ini juga berkat kerja sama desa dengan salah satu bank plat merah. Yakni mengucurkan dana berupa kredit usaha rakyat (KUR) kepada warga yang memiliki usaha menunjang keberadaan desa wisata Pujon Kidul.

Sebagai desa wisata yang memiliki kawasan rumah kampung lestari, Pujon Kidul memang tidak hanya mengedepankan wisata alam seperti kafe sawah. Tapi juga ditunjang dusunnya memiliki sejumlah aktivitas warganya yang produktif. Ada dusun yang konsentrasi khusus susu sapi. Sehingga dusun ini disebut kampung susu.

Ada pula dusun yang warganya konsentrasi pada budi daya tanaman toga. Sehingga disebut kampung Toga. Ada pula kampung markisa, apel dan jambu merah. “Kalau untuk jambu merah sudah bisa dipetik untuk wisata petik buah,” kata Udi Hartoko, Kepala Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon.

Tingginya animo masyarakat Desa Pujon Kidul, menjadikan kawasan desanya benar-benar desa wisata yang produktif dan ada diversifikasi usaha ini, tak lepas dari sinergi Desa Pujon Kidul dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), salah satu BUMN yang melakukan distribusi hasil pertanian milik warga Desa Pujon Kidul. Menurut Udi, kehadiran PPI itu sangat disambut begitu antusias warganya. Karena warga nantinya tak terlalu repot memasarkan produksi pertaniannya.

Menurut www.spotbaru.com, ke tempat ini pastikan anda  membawa kamera kesayangan. Di sana banyak hal menarik yang dapat dilakukan di Desa Wisata Pujon Kidul. Bukan hanya hal menarik, tapi juga bermanfaat. Diantaranya, seperti: camping, outbbound, petik sayur, beternak dan pembuatan biogas. Tetapi, kegiatan outbound lah yang paling sering diburu para wisatawan. Karenaa pemandangan yang luar biasa dan instagramable, akan membuat Anda tersihir untuk segera foto-foto. Jadi, jangan sampai deh baterai ponsel atau kamera lowbatt apalagi sampai tertinggal.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...