Skip to main content

Upacara HUT ke-72 Kemerdekaan RI dari Bawah Laut Tanjung Lesung

Tanjung Lesung menggelar Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-72 dengan cara yang unik. Dari kedalaman laut, peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ini diwujudkan.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung tepatnya, yang menggelar upacara pengibaran bendera di bawah laut di Tanjung Lesung Beach Club, Pandeglang, Banten pada 17 Agustus 2017.

Dilansir dari BeritaSatu.com, upacara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung Pembina Upacara Chepi Safrul Alam dari Kwartir Daerah Pramuka Provinsi Banten yang juga di hadiri Danlanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Danlanud Atang Sanjaya Bogor, Danlanal Provinsi Banten dan Dan Group 1 Kopassus Serang.

Berawal dari sebuah tantangan untuk membuat gebrakan demi membuat sejarah dengan mengibarkan bendera Merah Putih pada saat HUT ke 72 RI  tahun, akhirnya disepakati untuk membuat acara peringatan upacara dengan mengibarkan bendera Merah Putih dari dasar laut ke permukaan laut, dimana tiang benderanya 10 meter berada di kedalaman laut, dan 7 meter diatas permukaan laut.

[caption id="attachment_1936" align="aligncenter" width="960"] Pesona Tanjung Lesung di malam hari. (foto: tanjunglesung.com)[/caption]

Sebelumnya 17 anggota dari Pramuka Saka Bahari Provinsi Banten itu telah menjalani pelatihan menyelam khusus dari para anggota Marinir dari Angkatan Laut selama 3 bulan. Mereka yang melakukan pengibaran itu semua berasal anggota Pramuka dari mulai tingkatan Penggalang hingga Penegak yang berada di Provinsi Banten. Berlatih intensif untuk mengetahui tentang tehnik-tehnik penyelaman yang baik lalu dilanjutkan tehnik upacara dan pengibaran bendera melaluii metode kode. Hali ini karena selama mengibarkan bendera itu mereka tidak mendengar lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dikumandangkan para peserta Upacara.

Chepi Safrul Alam berharap, pengibaran bendera dari dasar laut ini bisa menumbuhkan jiwa nasional generasi muda Indonesia untuk lebih mencintai bangsa dan negaranya serta tambah menghargai jasa para pahlawannya. Selain itu juga berharap adanya acara ini bisa menjaga konservasi alam khususnya yang berada di kawasan Pantai dan Laut agar lebih lestari. Hal itu juga sesuai semangat untuk menggelorakan pariwisata sebagai sektor ungulan Indonesia terlebih kawasan Tanjung Lesung telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 daerah Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan adanya acara ini kami juga berharap bisa jadi atraksi yang menarik bagi para pengunjung yang datang ke Tanjung Lesung ini.

Di pihak lain, Direksi Pengelola KEK Tanjung Lesung Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, pihaknya memang bermaksud merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-72 dengan spesial tahun ini di Tanjung Lesung. KEK yang berada di Provinsi Banten itu dipilih untuk pengibaran bendera merah putih karena selain untuk mempromosikan kawasan tersebut, keindahan bawah laut Tanjung Lesung juga menjadi salah satu daya tarik sendiri.

 

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...