Skip to main content

The Paradise Of Karimunjawa, Tema Jateng Fair 2017 Semarang

Jateng Fair 2017 yang digelar mulai tanggal 11 Agustus - 10 September 2017 ini, mengusung tema The Paradise of Karimunjawa. Seperti biasa, gelaran tahunan ini dilaksanakan di kawasan Pusat Rekreasi Promosi Pembangunan (PRPP) Jl. Anjasmoro, Tawangsari, Semarang.

Dalam www.beritasemarang.net, Titah Lestyorini, Direktur utama PT PRPP Jawa Tengah menuturkan tentang gelaran Jateng Fair kali ini yang diisi pameran dan pembangunan dari berbagai produk usaha mikro menengah (UKM) di Jawa Tengah. Pihaknya menargetkan ada kenaikan 20 persen dari program Jateng Fair tahun sebelumnya.

Ia juga menggandeng rekanan Taman Pelangi selaku EO (event organizer) untuk memenuhi target dimana tema yang akan diusung adalah “The Paradises of Karimunjawa”. Titah menambahkan bahwa dengan mengekplorasi pulau Karimunjawa nantinya makin menguatkan daya tarik terhadap wisata tersebut.

[caption id="attachment_1826" align="aligncenter" width="1280"] Air mancur menari merupakan salah satu tampilan dekorasi Jateng Fair tahun lalu. (foto: Gholib)[/caption]

Mulai dari dekorasi, semua melambangkan nama-nama pulau di Karimunjawa dan koleksi ikan di sana. Ikon Jepara, semisal ukiran, juga akan mengisi bagian di Jateng Fair 2017  ini. Selain itu, di Jateng Fair juga akan dipamerkan produk unggulan, di antaranya kopi, jamu, batik dan furniture.

Diangkatnya Jepara sebagai ikon Jateng Fair 2017, Bupati Jepara Ahman Marzuki, memberikan apresiasi kepada penyelenggara. Beliau berharap, even ini dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi di daerah Jawa Tengah dan Kabupaten Jepara pada khususnya.

Seperti yang dilansir Dia Ardansyah, Bupati berharap, even pesta rakyat ini, menjadi even bertaraf nasional dan dapat diperhitungkan di Indonesia. Selain Karimunjawa, Jepara mempunyai banyak potensi yang bisa dieksplorasi, seperti kuliner, kopi Jepara, batik dan tenun troso hingga kerajinan monel.

Pemilihan Jepara sebagai ikon memang  berdasarkan pertimbangan matang,  yaitu dilihat dari jumlah pengunjung yang datang ke Anjungan Jepara kawasan Puri Maerokoco PRPPP Semarang. Peningkatannya luar biasa. Jika sebelumnya 7 ribu wisatawan/bulan yang datang, saat ini mampu menembus angka 36 ribu wisatawan tiap bulannya. Anjungan Jeparalah yang tengah menjadi promadona pengunjung Puri Maerokoco.

[caption id="attachment_1828" align="aligncenter" width="700"] Jumat malam, pentas musik Jateng Fair 2017 dibuka oleh lantunan musik Fariz RM. (foto: Tribun Jateng)[/caption]

Tribun Jateng memberitakan bahwa even ini akan ditaburi artis nasional selama satu bulan secara bergantian. Mereka akan menghibur pengunjung Jateng Fair 2017 sesuai jadwal yang telah disepakati. Sebut saja NDX, Fariz RM, Tony Q Rastafara, Tipe-X, Pas Band, Payung Teduh, dan Via Vallen dan banyak lagi.

Agar Anda tidak kelewatan artis idola, silahkan cek agenda Jateng Fair 2017, The Paradise of Karimunjawa, yang telah dibagikan via Facebook oleh Adam Muda, di bawah ini:



Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...