Skip to main content

Ternyata, Drama TV Korea Jadi Alasan Wisatawan Berkunjung ke Lombok

Ternyata, Drama TV Korea menjadi salah satu pemicu kedatangan para wisatawan asal negeri ginseng ke Lombok. Direktur Promosi Asia Pasifik, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI Vinsensius Jemadu menyebutkan ada tiga alasan yang melatarbelakangi wisatawan asal Korea  Selatan (Korsel) memilih Pulau Lombok untuk berlibur. Salah satunya ialah berkat serial drama TV Korea.

Salah satu drama TV Korea itu kata Vinsensius mengambil lokasi syuting di Pulau Gili Trawangan dan sebagian lainnya di daratan Lombok. Hal ini ia ungkapkan seusai kedatangan pesawat carter Korean Air di Lombok Internasional Airport (LIA) di Tana Awu, Kabupaten Lombok Tengah NTB, Sabtu, 29 Juli 2017.

“Jadi mereka kenal Lombok itu setelah menonton serial drama Korea,” kata Vinsensius seperti dikutip dari Lombokita.com pada Minggu, 30 Juli 2017.

Menurut Vinsensius, berdasarkan data Kemenpar, sampai saat ini tamu Korea ke Indonesia mencapai 350.000 orang. Dari jumlah itu, Lombok menjadi salah satu tempat favorit wisatawan Korea, selain Bali.

“Terbanyak wisatawan Korea ini ke Bali, baru sisanya ke Lombok, Jakarta, Kepulauan Riau,” ucapnya.

Target: 550.000 orang


Kemenpar sendiri menargetkan pada tahun 2017, jumlah wisatawan negeri ginseng sebanyak 550.000 orang.

Vinsensius mengakui meskipun Bali masih menjadi lokasi favorit wisatawan asal Korea. Namun dengan kedatangan penerbangan carter maskapai Korean Air di Lombok, menjadikan kunjungan wisatawan ke daerah itu meningkat.

Maskapai asal Korea Selatan, Korean Air berkode KE9629 dengan mengangkut 194 orang penumpang berhasil mendarat di Lombok Internasional Lombok, Desa Tanah Awu, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu, 29 Juli 2017.

“Alhamdulillah hari ini tepat 13.10 Wita. Sudah mendarat dengan mulus carter flight Korean Air dengan 194 orang penumpang di Lombok Internasional Airport (LIA),” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal dikutip dari Lombokita.com.

Sumber: Lombokita.com; Infonawacita.com

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...