Skip to main content

Sore-Sore di Pantai Ngobaran Gunung Kidul Yogyakarta

Sore-sore berjalan di pantai Ngobaran, Anda tentu dibuat terpana oleh pesona yang luar biasa. Eksotisme berbagai pantai dibelahan selatan Propinsi Yogyakarta, telah menjadi daya tarik tersendiri. Jika Anda meluangkan waktu untuk menyusurinya, jangan lupakan sebuah pantai kecil nan elok yang begitu indah, Pantai Ngobaran, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Mampirlah, ke Pantai Ngobaran, walau hanya sejenak. Pastikan Anda mampir sebelum sunset. Anda akan disuguhi pemandangan yang begitu menawan. Anda akan melihat eksotisme kawasan Pantai Ngobaran yang dikelilingi tebing karang terasa begitu syahdu. Tentu, didukung dengan adanya Pura di sekitar Pantai Ngobaran, akan menambah kecantikan suasana pantai. Tak heran, banyak wisatawan mengatakannya sebagai pantai selatan rasa Bali.

[caption id="attachment_2103" align="aligncenter" width="3264"] Pantai Ngobaran dan simpanan keindahannya. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption]

Menurut laman piknikasik.com, Pantai Ngobaran dapat dikatakan sebagai pantai yang mencerminkan semangat toleransi beragama. Di pantai ini, ada Pura yang begitu indah, dan di seberangnya ada sebuah Masjid. Pada hari-hari tertentu, di Pantai Ngobaran ini pun ada upacara sesembahan sesaji oleh aliran kepercayaan tertentu.

Konon, istilah “Ngobaran” diambil dari peristiwa “pati obong” (pembakaran diri) Raja Brawijaya V karena terdesak oleh Kasultanan Demak yang dipimpin oleh anaknya sendiri. Sang raja diceritakan tidak akan melawan anaknya sehingga dirinya ingin moksa dengan melakukan ritual membakar diri. Saat pembakaran diri sang raja itu, kobaran api begitu besar dan luar biasa. Oleh karena itu, dinamailah pantai itu sebagai Pantai Ngobaran.

[caption id="attachment_2104" align="aligncenter" width="3264"] Menikmati luasnya laut di tepi Pantai Ngobaran, Gunung Kidul, Yogyakarta. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption]

Pantai Ngobaran memang terletak lebih dekat dari Kota Yogyakarta. Walaupun sudah masuk Kabupaten Gunung Kidul, namun posisinya terletak di di daerah desa Kanigoro yang merupakan daerah Gunung Kidul paling barat daya, berdekatan dengan Kabupaten Bantul, tepatnya daerah jalur Imogiri.

Maka, jika Anda akan ke Pantai Ngobaran, melalui Yogyakarta, ambil melalui jalur Imogiri. Dan, sekali lagi jangan lupa, silahkan mampir di Pantai Ngobaran pada sore sebelum sunset. Anda akan menjumpai suasana yang begitu syahdu dan kontemplatif. Apalagi, di hari-hari biasa yang sepi, burung walet bertebaran turun, karang pantai yang menjulang akan memberikan suasana semakin khidmat.

 

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...