Skip to main content

Situs Ratu Boko; Bangunan Candi atau Istana?

Perjalanan sekitar 3 km sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan ini, mempertemukan saya dengan situs purbakala, semacam komplek sisa-sisa bangunan peninggalan abad ke-8.  Situs Ratu Boko. Letaknya berada di atas bukit yang tinggi, yaitu 196 meter di atas permukaan laut.

Bentuk bangunan Situs Ratu Boko memang seperti bangunan candi yang khas. Namun dilihat dari pola peletakan sisa-sisa bangunan, diduga kuat situs ini merupakan bekas keraton atau istana raja. Dalam Wikipedia, pendapat ini berdasarkan pada kenyataan bahwa kompleks Situs Ratu Boko bukan candi atau bangunan dengan sifat religius, melainkan sebuah istana berbenteng. Adanya sisa dinding benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan telah membuktikannya. Sisa-sisa permukiman penduduk juga ditemukan di sekitar lokasi situs ini.

Nah, sampai di sini bisa diambil kesimpulan bahwa Situs Ratu Boko adalah sebuah istana, bukan? Barangkali Anda bisa menemukan jawaban lebih setelah mengunjungi tempat ini. Sebagai catatan untuk Anda, sejak tahun 1995, situs ini telah dicalonkan UNESCO untuk dijadikan situs warisan dunia.

[caption id="attachment_1625" align="aligncenter" width="640"] Salah satu bagian dalam dari istana. (foto: Sandra Palupi)[/caption]

Oke, lanjut. Nama Ratu Boko berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Boko (dalam Bahasa Jawa: Raja Bangau) adalah ayah dari Loro Jonggrang lho! Masih ingatkah dengan kisahnya? Ada yang mengatakan bahwa Istana ini dulunya adalah Istana Loro Jonggrang.

Meski seolah kurang dikenal seperti situs bersejarah lain, siang itu saya dapati pengunjung tak henti-henti datang berganti-ganti. Keluar masuk lokasi dengan frekuensi yang lumayan sering. Anda bisa membeli tiket dan selanjutnya bisa mulai bersiap-siap berjalan masuk ke lokasi. Anda akan disuguhi panorama Gunung Merapi di kejauhan. Di muka gapura terdapat restoran dan Plaza Andrawina, sebuah ruang pertemuan terbuka.

Hal yang unik adalah, Situs Boko merupakan kompleks profan, lengkap dengan gerbang masuk, paseban, pendopo, pemukiman, kolam permandian atau keputren, hingga pagar pelindung. Di sana juga terdapat Gua Lanang dan Gua Wadon sebagai tempat meditasi.

Keistimewaan lain dari situs ini adalah adanya tempat pembakaran mayat atau tempat kremasi.

[caption id="attachment_1626" align="aligncenter" width="640"] Betapa lokasi yang sangat luas... (foto: Sandra Palupi)[/caption]

Kompleks ini sangatlah luas, jadi siapkan alas kaki yang cukup nyaman untuk perjalanan panjang. Selain itu, udara siang yang cukup panas nampaknya akan memaksa Anda untuk menyiapkan pelindung kepala. Saya sarankan sih, datanglah di pagi atau sore hari.

Namun akhirnya, seolah menjadi hadiah bagi Anda yang telah berjalan-jalan jauh, anda bisa menyewa tikar untuk duduk-duduk di taman yang luas sambil minum es kelapa muda. Sejumlah pedagang, tentu saja seijin pengelola, telah bersiap untuk Anda.

Ratu Boko juga terkenal dengan tempat yang paling oke untuk menikmati sunset. Puncak keindahannya di pukul 17.00WIB – 18.00 WIB. Siapkan kamera Anda dan abadikanlah momen indah tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...