Skip to main content

Nikmati Malam yang Asik dan Menghibur di Pantai Losari Makassar

Belum ke Makassar jika belum mampir di Pantai Losari Makassar. Ada berbagai pilihan waktu untuk menikmati pantai yang menjadi ikon Makassar tersebut. Anda dapat memilih waktu di pagi hari, sore ketika sunset, atau malam.

Tetapi, sepertinya pantas Anda coba untuk menikmatinya ketika malam hari. Sambil nongkrong di warung sekitar di pinggir pantai Anda akan disuguhkan kuliner yang khas di sana yaitu sajian pisang epe.

Area publik yang nyaman


Anda dapat melihat berbagai hiruk pikuk orang muda yang berlalu lalang dan beraktivitas di area publik yang telah disiapkan pemerintah daerah dengan nyaman. Tentu di zaman sekarang, aktivitasnya begitu beragam, dari sekedar berlalu lalang, jalan-jalan, selfie hingga aktivitas orang muda dengan aneka komunitasnya.

Menariknya, area publik yang telah dipersiapkan memungkinkan orang muda beraktivitas dengan nyaman. Ada kumpulan komunitas sastra, Stand Up Comedy, Freestyle BMX Bikes hingga sepatu roda.

[caption id="attachment_1660" align="aligncenter" width="640"] Sebuah restoran terapung dilihat dari Pantai Losari Makassar. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption]

Pada intinya, menikmati malam di Pantai Losari menyuguhkan pengalaman tersendiri. Anda dapat menikmati anjungan Pantai Losari dalam temaramnya lampu, di sebelah selatan. Anda juga dapat melihat sebuah kafe dan resto apung yang menggunakan kapal tradisional phinisi. Uniknya....

Masih ada lagi pemandangan menarik lain. Anda dapat melihat dari kejauhan Masjid Amirul Mukminin yang terapung dengan terpaan lampu kerlap-kerlip dari kejauhan. Pantaslah, jika masyarakat Makassar menamai jalan di seputar Pantai Losari sebagai “jalan penghibur”.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...