Skip to main content

Morotai sebagai ‘Hidden Paradise of East Indonesia’

Morotai, diakui sebagai Hidden Paradise of East Indonesia. Bagaimana tidak, keindahan panorama dan bawah lautnya amatlah luar biasa. Terdapat destinasi wisata menakjubkan yang cukup banyak di Pulau Morotai, Maluku Utara ini. Semua menawarkan keunikannya masing-masing.

[caption id="attachment_1892" align="aligncenter" width="800"] Betapa indahnya alam Morotai ini...sungguh hidden paradise of East Indonesia. Betapa beruntungnya kita. (foto:pulaumorotaikab.co.id)[/caption]

Merupakan zona nostalgia Perang Dunia II, saat itu Pulau Morotai memiliki peran strategis. Pulau Morotai adalah basis kekuatan Jepang untuk menguasai Indonesia, Filipina, dan sebagian Malaysia. Terjadi Perang Morotai yang melibatkan sekutu Amerika, UK, Australia, dan Belanda melawan Jepang pada 15 September 1944. Bangkai kapal perang, meriam artileri, kendaraan ampibi, landas pacu serta bunker perlindungan, adalah artefak sisa Perang Dunia II yang masih dapat ditemukan di Pulau Morotai.

Salah satu artefak berupa bangkai pesawat peninggalan Perang Dunia II, berada di lokasi museum bawah laut, Wawama Wreck Point. Tempat ini merupakan tempat andalan para penyelam. Rencananya, menurut berbagai berita,  pada peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-72 nanti, sejumlah penyelam di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara ini akan menggelar upacara pengibaran Sang Merah Putih pada kedalaman 45 meter di bawah permukaan laut. Wawama Wreck Point adalah satal satu spot yang paling diminati divers domestik maupun mancanegara.

[caption id="attachment_1893" align="aligncenter" width="775"] Para penyelam Morotai yang sedianya akan melakukan upacara pengibaran bendera di kedalaman 45 meter di bawah permukaan air, dalam rangka HUT RI ke-72. (foto: media NTT)[/caption]

Pulau Morotai sendiri, menurut Wikipedia, adalah nama sebuah pulau sekaligus kabupaten definitif baru yang terletak di kepulauan Halmahera, Kepulauan Maluku, Indonesia. Sebagai bagian dari Provinsi Maluku Utara, Morotai merupakan salah satu pulau paling utara di Indonesia.

Kabupaten Pulau Morotai diresmikan pada 28 Oktober 2008 oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara. Pulau ini sebagian besar berupa hutan dan memproduksi kayu serta damar. Pulau Morotai sangat strategis sebagai jalur perdagangan di timur Indonesia. Memiliki kekayaan alam seperti emas, biji besi dan sebagainya, juga potensi wisata bahari yang mempesona.

Sebut saja beberapa destinasi wisata yang dapat Anda kunjungi di Pulau Morotai; Air Terjun Leo Leo, Air Terjun Raja, Air Terjun Bunga Kokota, Pulau Kokoya,Pulau Dodola, Pulau Sum Sum, Tanjung Gorango, Tanjung Sopi, Taman Kota Druba, Pantai Rorasa,...amboi, masih banyak lagi wisata yang luar biasa indahnya. Para peselancar dan juga penyelam pastilah akan menemukan surganya di Pulau Morotai ini.

Para traveler pun bisa mulai melingkari destinasi wisata berikutnya ke Pulau Morotai ini. Teristimewa karena Anda akan menemukan ‘Hidden Paradise of East Indonesia’ di sana.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...