Skip to main content

Menteri Basuki dan Keindahan Jalan Tol Bawen-Salatiga

Masih ingat dengan foto viral tentang keindahan jalan tol Bawen-Salatiga yang memiliki panorama mirip Swiss? Jalan tol ini memang mempunyai kelebihan tersendiri. Gerbang berlatar pegunungan Merbabu dan Merapi yang dapat terlihat jelas di cuaca cerah.

Memang sih, terkadang awan membuatnya tertutup sehingga gunung-gunung itu kurang jelas terlihat. Namun, tetap saja gate-nya tak kalah dibanding negara Swiss dengan pemandangan gunungnya.

[caption id="attachment_1872" align="aligncenter" width="816"] Panorama keindahan Tol Bawen-Salatiga, akan segera dioperasikan di akhir Agustus nanti.[/caption]

Pada Minggu, 13 Agustus 2017 yang baru lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, dikabarkan mengagumi keindahan jalan to Bawen-Salatiga. Dalam www.viva.co.id, beliau berterus terang memuji tol Bawen-Salatiga tersebut saat hadir di festival jalan tol panoramik.

Meski dinilai masih gersang, dan butuh dihijaukan dengan aneka tanaman, beliau tetap tak dapat menutupi kekagumannya akan panorama indah yang disuguhkan jalan tol Bawen-Salatiga ini. Beliau tetap mengapresiasi keindahan Jalan Tol Bawen-Salatiga, keindahan alam dan lingkungan yang sangat baik, serta didukung kualitas jalan yang di atas rata-rata.

Menteri Basuki mengungkapkan kekaguman akan jalan tol tersebut dalam kesempatannya melepas ribuan peserta dengan mengibarkan bendera start di pintu Tol Salatiga. Ya, memang ada kegiatan festival di ruas Tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,57 kilometer saat itu. Kegiatan ini untuk memperkenalkan ruas tol yang segera beroperasi di 28 Agustus 2017 nanti.

Lebih lima ribu orang meramaikan Festival ini. Bersepeda dan jalan sehat menjadi kegiatan utamanya. Peserta festival sendiri terdiri atas peserta fun walk dengan jarak 5 km, fun bike jarak pendek dengan jarak 22,7 km, dan fun bike jarak jauh dengan jarak 35 km. Sebelum itu juga dilepas peserta running race dengan jarak 22,7 km yang diikuti 88 orang peserta lari profesional.

[caption id="attachment_1873" align="aligncenter" width="663"] Pembukaan festival di Tol Bawen-Salatiga oleh Menteri Basuki Hadimuljono. (foto: Viva.co.id/Dwi Royanto)[/caption]

Kepala BPJT Herry TZ, Dirjen Bina Marga Ari S Murwanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Jasa Marga serta Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, juga ikut terlibat dalam kegiatan ini.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani, tujuan festival sebagai bentuk rasa syukur bersama atas rampungnya ruas tol baru itu. Harapannya adalah ada keterlibatan masyarakat untuk memiliki dan menjaga bersama, ruas jalan tol Bawen-Salatiga yang dikenal keindahannya.

Bagi Jasa Marga, keberadaan ruas baru itu diharap dapat semakin meningkatkan geliat perekonomian di Jawa Tengah dan sekitar.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...