Skip to main content

Mencicipi Aroma Masakan Sumatera Utara, dari Manuk Napinadar dan Ikan Putih Panggang

Jika Anda mampir kuliner di daerah Sumatera Utara, entah dari kuliner Batak hingga Nias, maka cicipilah masakan yang memang menarik di lidah, yaitu manuk atau ayam Napinadar dan ikan putih panggang atau juga ikan aso-aso.

Makanan manuk atau ayam Napinadar dan ikan putih panggang ini memang dikenal dengan masakan khas. Namun masakan ini, pastinya dapat ditemukan dengan mudah di berbagai penjuru tempat di daerah Sumatera Utara yang biasanya dihidangkan pada pesta adat tertentu atau sebagai hidangan yang umum disajikan.

[caption id="attachment_1961" align="aligncenter" width="4608"] Ayam Napinadar, kuliner khas Btak yang nikmat disantap. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption]

Sajian kedua masakan itu, begitu mengguncang lidah dan rasa. Manuk atau ayam Napinadar merupakan kuliner ayam panggang yang disiram dengan saos spesial yakni darah ayam itu sendiri. Tidak hanya soal darah ayam itu, aroma dan rasanya semakin khas ketika dibumbui andaliman dan bawang putih yang digiling halus dan dimasak. Sedangkan kuliner ikan putih, mempunyai rasa dan termasuk kuliner dengan energi yang luar biasa.

Daging ikan putih dengan kandungan protein yang begitu tinggi, membuatnya kuliner sehat sekaligus enak. Apalagi, ikan putih dikenal tidak mengandung lemak berbahaya, bahkan konon mempunyai vitamin dan mikro nutrisi yang berguna.

Jika manuk atau ayam Napinadar dikenal sebagai kuliner khas Batak, sedangkan ikan putih panggang dikenal sebagai Na Tinombur masakan khas Tapanuli. Inilah, kedua kuliner yang patut Anda cicipi jika Anda bertualang di kawasan daerah Sumatera Utara. Masakan ini akan Anda mudah jumpai, ketika Anda mengunjungi Toba, Nias hingga Tapanuli. Tentu, tidak hanya kedua masakan itu, melainkan masih banyak masakan lain yang mengguncang lidah Anda.

Namun, kedua masakan itu janganlah Anda lewatkan ketika menjelajah kampung-kampung dan pelosok kota di daerah Sumatera Utara. Apalagi, kedua masakan itu senantiasa ditemani dengan sambal tuktuk, dan aroma rasa andaliman sebagai bumbu masak yang khas. Wangi andaliman terasa seperti wangi jeruk yang memberi sensasi tersendiri di lidah Anda.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...