Skip to main content

Mampir di “Jembatan Cinta” di Pantai Pasir Kencana Pekalongan

Jika Anda melalui jalur pantura (pantai utara) Jawa Tengah, sempatkanlah berhenti sejenak di Kota Batik Pekalongan. Tentu bukan hanya batik yang menarik, namun ada sebuah pantai yang perlu Anda kunjungi. Walaupun bukan sebagai destinasi terkenal bagi wisatawan, namun pantai ini memberikan pesonannya tersendiri. Pantai terbilang landai, dengan panorama yang menyegarkan. Dalam ulasan laman tempatwisatasekitar.blogspot, Pantai Pasir Kencana Pekalongan memberikan alternatif berwisata murah yang menyenangkan. Disamping adanya tempat pelelangan ikan, Pantai Pasir Kencana Pekalongan menyajikan “Jembatan Cinta” yang memberikan pesonanya yang romantis.

[caption id="attachment_2282" align="aligncenter" width="960"] Menuju Jembatan Cinta Pantai Pasir Kencana. (foto:i1.wp.com)[/caption]

Jembatan Cinta yang tersaji di Pantai Pasir Kencana Pekalongan tentu dapat menjadi alternatif untuk ber-swa foto. Apalagi, Anda memperhitungkan waktu kunjungan di sore hari ketika matahari akan terbenam, maka suasana bertambah semakin romantis. Konsep jembatan sebenarnya sederhana. Sebuah jembatan di bibir pantai yang menghubungkan daratan dengan sungai di sepanjang pantai. Ketika Anda berdiri di Jembatan Cinta ini, Anda dapat melihat panorama seputar pantai dengan semilir angin yang menyegarkan. Apalagi, jika Anda mulai mampir di saat sore hari, lampu di seputar jembatan akan memberikan nuansanya tersendiri.

Entah bagaimana sejarah mengapa jembatan di Pantai Pasir Kencana Pekalongan disebut sebagai “Jembatan Cinta.” Mungkin, warnanya yang disengaja dibuat warna-warni, dan menghubungkan bibir pantai dengan daratan, sehingga jembatan begitu elok dan bernuansa romantis. Apalagi, memang karena ada banyak pasangan yang berswa foto di jembatan ini, menjadikan ikon “Jembatan Cinta” semakin melekat. Jika Anda sempat mengunjunginya, silahkan berswa foto di Jembatan Cinta ini. Apalagi, Anda membawa pasangan Anda, maka nikmatilah suasana romatis “Jembatan Cinta” ini. Alangkah baiknya, pilihlah waktu untuk mengunjunginya di saat sore hari, ketika suasana pantai redup dan tidak terlalu panas. Suasana akan semakin indah, ketika dari jembatan Anda dapat memandang pohon-pohon cemara yang melambai dari kejauhan. Angin yang semilir akan membuat Anda semakin menikmati cantiknya Jembatan Cinta di Pantai Pasir Kencana Pekalongan ini.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...