Skip to main content

Kunjung ke Kampung Batik Semarang, Yuk!

Banyak alternatif menikmati perjalanan unik di Semarang. Bila Anda menginginkan tempat-tempat sederhana dengan kekayaan yang tersembunyi, Anda bisa merasakan sensasi pusat-pusat kekuasaan kuno Semarang yang berupa kampung-kampung.

Kini, kampung-kampung tradisional tersebut telah mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Meski ada pula yang terpaksa punah berganti bangunan hotel dan mal megah, namun semoga ketertarikan Anda mendatangi beberapa kampung yang tersisa di Semarang, bisa membawa perubahan baru bagi kebijakan Pemerintah Kota Semarang.

[caption id="attachment_1504" align="aligncenter" width="669"] Kampung Batik Semarang (foto: Ezy.blog)[/caption]

Salah satu kampung yang bisa menjadi inspirasi perjalanan anda yaitu Kampung Batik Semarang.

Lokasi Kampung Batik terletak di kawasan Bubakan. Tak jauh dari Gereja Blenduk, Kota Lama. Anda bisa memutar dan menuju bundaran Bubakan. Di sana ada gapura bertuliskan Kampung Batik Semarang.

Di Kampung Batik Tengah, para warga bergotong royong membuat mural mengenai sejarah berdirinya Kota Semarang, memudahkan Anda untuk memahami sejarah secara singkat. Lukisan merekapun cukup Instagramable untuk diabadikan sebagai kenangan.

Tak hanya itu, beberapa warga adalah pengrajin batik sekaligus menjual hasil kerajinan mereka. Batik Semarang pada umumnya berwarna dasar oranye kemerahan karena pengaruh Cina dan Eropa. Motif dasar batik Semarang lebih banyak menonjolkan motif fauna daripada flora, semisal kupu-kupu, jago, merak, cendrawasih, burung phoenix, dan sebagainya.

[caption id="attachment_1505" align="aligncenter" width="800"] Beberapa corak batik Semarangan. (foto:Samuel Yunus)[/caption]

Ya, Anda dapat sekadar melihat-lihat, atau bahkan membeli batik bercorak Semarangan yang khas itu. Inspirasinya diambil dari ikon-ikon kota Semarang. Corak Tugu Muda, Lawang Sewu, Burung Kuntul, Masjid Layur, Asem Arang, dan lain-lain amat menarik untuk Anda koleksi. Anda dapat membeli hasil kerajinan warga dalam bentuk kain, pakaian, tas, sepatu, dan sebagainya untuk oleh-oleh orang-orang terdekat anda.

Anda bisa juga lho, mengetahui proses pembuatan bahkan ikut terlibat di dalamnya. Belajar rumitnya membuat batik, mulai membuat pola, mencanting, mewarnai hingga proses pencucian malam (dalam Bahasa jawa disebut Ngelorot), pas bagi Anda yang berjiwa seni dan menyukai dunia kerajinan tangan. Nah, Anda akan pahami mengapa selembar batik tulis bisa dihargai hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.

Siapkan waktu kunjung Anda. Meski Semarang bercuaca cukup panas, warga di sana akan menyambut Anda dengan kesejukannya, dan memberi bantuan informasi yang Anda perlukan. Yuk!

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...