Skip to main content

Koneksi Prambanan, Ratu Boko dan Borobudur

Konsep wisata berkesinambungan dengan satu paket sebagai Taman Wisata Candi, dari Prambanan, Ratu Boko dan Borobudur dewasa ini telah dikembangkan. Bahkan, koneksinya tidak hanya dalam kaitan angkutan atau transportasi, tetapi juga sebuah Corporate Park,  dengan koneksi event dan berbagai penyelenggaran pagelaran. Koneksi ini pun merupakan sebuah gagasan agar ada proses pemasaran yang terpadu dan manajemen yang lebih efektif. Maka, para wisatawan dan kaum traveler pun dapat melihatnya secara resmi dalam laman Corporate Borobudur Park yang tidak hanya sebuah laman informasi semata, bahkan juga sebagai bentuk korporasi integral yang bersifat persero.

[caption id="attachment_2276" align="aligncenter" width="1762"] Ratu Boko, satah satu dari rangkaian destinasi. (foto: sarangpenyamun.files.wordpress.com)[/caption]

Maka, dalam laman gudeg.net, ada beberapa program yang menyatakan mengenai koneksi dari Prambanan, Ratu Boko dan Borobudur. Sejak tahun 2007 pun sudah ada tiket terusan dan harganya juga jauh lebih murah sebagai paket wisata candi. Salah satunya,  disediakan paket tiket shuttle bus dari Prambanan dan Ratu Boko. Untuk itu, diharapkan kesinambungan dalam wisata akan memicu sebuah pengelolaan yang lebih efektif dan utuh. Tentu diharapkan, dengan konektivitas pengelolaan tersebut, akan mempermudah para wisatawan.

[caption id="attachment_2277" align="aligncenter" width="3000"] Borobudur, rangkaian koneksi destinasi yang ditawarkan wisatawan. (foto: warta.sumedang.info)[/caption]

Konsep pengelolaan terpadu tersebut, sebenarnya bertujuan lebih luas. Seperti yang pernah dilansir dari laman rmol.co, bahwa harapannya pengelolaan tidak hanya menyangkut wisata candi melainkan juga dengan pengelolaan menyangkut konservasi sekaligus attractions terkait dengan seni, budaya dan edukasi warisan kekayaan sejarah bangsa.

Memang, dengan adanya konektivitas pengelolaan, sangat dirasakan proses pengelolaan yang lebih memanjakan wisatawan, khususnya event-event yang lebih menarik. Maka, silahkan cek saja di laman borobudurpark.com, dimana saat ini dikelola secara terintegrasi dengan TWC, Taman Wisata Candi, Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Agenda dihadirkan begitu masif dengan berbagai event yang menarik, dari festival budaya, musik hingga olah raga yang pada intinya untuk semakin mengajak mencintai warisan budaya bangsa.

Melalui pengelolaan itu, sungguh Anda dapat merasakan kemajuan Taman Wisata Candi ini menjadi begitu megah dan menarik, dari Taman di Prambanan, Ratu Boko hingga Borobudur, silahkan buktikan.

 

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...