Skip to main content

Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017

Akhirnya “Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017” terselenggara penuh kehangatan dan kemeriahan di siang hari tadi. Presiden Joko Widodo memimpin “Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017” dengan titik start dari Gedung Sate Bandung, Jawa Barat.

Jokowi sapaan presiden, dilansir berita jpnn.com, mengenakan beskap ungu dan ikat kepala Makuta Sinatria. Makuta merupakan mahkota, benda penutup kepala yang dipakai di atas kepala. Sementara Sinatria berarti kesatria, suatu karakter, sifat, sikap yang berani, adil, tegas dan jujur. Dalam budaya Sunda pemakaian ikat kepala menunjukkan pemimpin, seseorang yang sedang menjalankan tugas mulia, orang yang sedang mencari peningkatan kebaikan diri.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo memimpin pawai karnaval dari atas mobil hias bernama 'Kareta Pancasila’.

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, menurut detik.com, menaiki kendaraan istimewa yang dihias khusus oleh sejumlah seniman dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan, di Bandung. Kendaraan tersebut menyimbolkan kerja keras pemimpin untuk membawa kesejahteraan rakyatnya.

Salah satu seniman yang terlibat dalam mendesain mobil Presiden tersebut, Tisna Sanjaya, menjelaskan mobil yang akan digunakan Presiden Jokowi mengusung konsep bejasan, artinya menggambarkan kesederhanaan tapi lahir kerja keras. Sebuah truk dihias dengan kepala burung garuda. Di bagian belakang disusun seeng (dandang) atau alat masak Sunda untuk membentuk tumpeng raksasa.

Acara dimulai dari Gedung Sate hingga Taman Vanda. Masyarakat tampak sangat antusias menyaksikan karnaval kemerdekaan dengan memadati pinggir ruas jalan yang dilalui Karnaval. Bahkan, tidak sedikit yang histeris saat melihat langsung Presiden.

Selain Jokowi, sejumlah menteri Kabinet Kerja juga terlihat antusias mengikuti karnaval dengan menggunakan pakaian adat. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menggunakan pakaian adat Alor, NTT. Sementara Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengenakan pakaian adat dari daerah-daerah lain di Indonesia.

Demikian juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, kompak menggunakan pakaian adat Sunda berwarna putih. Karnaval Kemerdekaan pertama kali digelar pada 2015 lalu. Tahun ini digelar dengan mengangkat tema "Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama".

Telah diberitakan sebelumnya, sebanyak 2.500 peserta akan ikut serta dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan. Karnaval ini merupakan puncak peringatan HUT ke-72 Republik Indonesia. Ribuan peserta karnaval tersebut berasal dari perwakilan budaya dari 13 provinsi, 20 kabupaten di Jawa Barat, serta 43 komunitas dan perwakilan dari berbagai daerah penyelenggara festival-festival terbaik di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...