Skip to main content

Kemegahan Wisata Religi Patung Yesus, Buntu Burake, Toraja

Ikon patung Yesus yang begitu megah dengan sebutan Christ the Redeemer (Patung Kristus Penebus), tidak hanya ada di negeri Brasil. Namun, di Buntu Burake, Toraja, hadir sebuah wisata religi yang mempunyai nuansa yang sama. Disanalah tampak sebuah kemegahan “Statue of the Christ" dengan suasana perbukitan padas yang elok.

[caption id="attachment_2066" align="aligncenter" width="3264"] Panorama menuju Patung Yesus Buntu Burake, Tana Toraja. (foto: Purwoono Nugroho Adhi)[/caption]

Saat ini, kemegahan itu, dapat dikatakan menjadi ikon wisata di Tana Toraja. Lusia Kus Anna dalam laman Kompas Travel menceritakan sensasinya ketika mengunjungi tempat tersebut. Setelah melewati ratusan anak tangga, Anda diajak melewati deretan tangga terjal menuju pelataran patung. Sepanjang perjalanan, mata Anda akan dimanjakan oleh pemandangan yang indah dari ketinggian bukit.

Sekeliling Anda, akan dimanjakan dengan hiasan batu-batu padas. Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai puncak. Dari puncak tangga, itu, Anda dapat menyaksikan pemandangan alam Toraja dari ketinggian.

Jika Anda mampir ke wisata religi Patung Yesus, Buntu Burake, Toraja ini, janganlah lupa untuk membawa topi atau payung untuk melindungi terik matahari dari ketinggian. Pohon-pohon memang belum begitu banyak tumbuh di sekelilingnya. Hampir sebagian besar pemandangan adalah bukit padas. Namun, itu adalah sensasi tersendiri.

[caption id="attachment_2067" align="aligncenter" width="3264"] Seolah berada di Brasil, memandang keindahan yang sama, Patung Yesus Buntu Burake, Tana Toraja. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption]

Luangkanlah waktu bagi mereka yang beragama Katolik untuk mampir ke gua Maria yang berada di sekitarnya. Walaupun jalan menuju ke gua Maria itu masih terjal, namun sudah dapat ditempuh dengan jalan kaki sekitar satu kilometer dari kawasan utama. Disana juga ada warung-warung yang menyediakan berbagai minuman dan makanan ringan.

Dalam laman indonesia.ucanews.com dikatakan bahwa tinggi bangunan patung Yesus itu mencapai 40 meter. Patung Yesus yang memang berukuran raksasa ini berdiri di puncak Buntu Burake yang tingginya sekitar 1.100 meter dari permukaan laut (dpl). Patung diresmikan pada tanggal 31 Agustus 2015. Anggaran yang digelontorkannya pun konon terbilang tidak sedikit, yaitu sekitar Rp 30 miliar.

Namun, semua itu terbayarkan, ketika patung Yesus itu menjadi salah satu ikon yang diharapkan mendatangkan ribuan wisatawan ke Tana Toraja. Anda akan seperti berada di Brasil, ketika datang ke Buntu Burake, Tana Toraja ini.

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...