Skip to main content

Jalan Kepanjen Surabaya Akan Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah

Kawasan Jalan Kepanjen, Surabaya akan disulap menjadi kawasan wisata heritage. Keinginan Wali Kota Tri Rismaharini tersebut untuk membangkitkan Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang penuh dengan sejarah perjuangan.

Di kawasan tersebut memang dikenal memiliki beberapa bangunan bersejarah. Seperti SMPN 2, Masjid Kemayoran, Gereja Maria Perawan, dan Kantor Pos Kebonrojo.

"Yang gedung kantor pos itu kan dulunya sekolah SD Presiden Soekarno, ada juga gereja, SMPN 2 yang bangunannya bersejarah juga dan ada juga bangunan Masjid Kemayoran yang semuanya satu kawasan," kata Risma usai Sidang istimewa di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (16/8/2017), dikutip dari detik.com.

Risma menuturkan rencananya. Ia berencana kawasan tersebut akan ditata secara khusus untuk menjadi kawasan wisata sejarah dengan beberapa kawasan di kawasan Surabaya utara lainnya.

"Jadi kawasan itu adalah salah satu simbol kota Surabaya yang akan kita tata khusus jadi kawasan wisata," ujar Risma.

Perencanaan matang


Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini akan mengajak kepala SKPD terkait melakukan survei lokasi untuk menjadikan kawasan Jalan Kepanjen, sebagai kawasan wisata.

Kapan akan dimulai, apakah mulai tahun ini? Risma mengaku berencana tahun depan. Alasannya, karena butuh perencanaan yang matang agar hasilnya maksimal.

"Pasti besar (anggaran) mungkin tahun depan. Kita harus menata jalan, PJU, menata pengamanannya, sirkulasi traffic sehingga bisa jadi kawasan wisata," tambah mantan Kepala Bappeko dan Kepala DKP Surabaya ini. (*)

Sumber: Detik.com

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...