Skip to main content

Entikong, Pos Perbatasan Megah dan Membanggakan

Letak Entikong ada di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Wilayah Entikong ini berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Tempat ini menawarkan pengalaman travelling yang berbeda. Anda bisa merasakan langsung suasana perbatasan bila datang ke pos perbatasan Entikong ini.

Setelah beberapa lama tak mendapat sentuhan, pos perbatasan Entikong kini telah berbenah dan mencuri perhatian sebagai tempat wisata. Perbatasan yang telah menjadi suatu bangunan megah ini, digemari banyak wisatawan mancanegara untuk berfoto di beberapa titik yang menarik.

[caption id="attachment_2218" align="aligncenter" width="1024"] Metamorfosa Pos Perbatasan Entikong, dulu dan sekarang. (foto: image.source)[/caption]

Berwisata ke pos perbatasan memang sangat memungkinkan. Berbagai obyek wisata ada di sini. Main ke pasar di mana traveler bisa berbelanja dengan menggunakan dua mata uang, hingga menyeberang ke wilayah Malaysia,Tebedu.

Menurut laman travel.detik.com, banyak bangunan di pos perbatasan Entikon ini yang keren. Salah satunya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Tampil megah sejak tahun lalu, PLBN Entikong yang seluas 80.003 meter persegi ini rencananya akan dibangun sampai 19.493 meter persegi.Desain yang menjungjung lokalitas terlihat dari konsep atap bangunan PLBN yang diadaptasi dari bentuk rumah panjang dan perisai suku Dayak. Gapura setinggi 10 meter berornamen Dayak dengan warna merah, kuning dan putih terlihat di sisi depan.

PLBN Entikong digemari traveler untuk berfoto. Beberapa spot yang dijadikan momen kenangan adalah  Monumen Garuda baik di sisi depan yang menghadap ke Malaysia, maupun di belakang bangunan utama.  Banyak traveler yang asyik berfoto di sisi luar bangunan utama PLBN.

Traveler yang hendak  ke Malaysia atau kembali dari sana sesekali singgah untuk berfoto. Bahkan traveler yang tidak berniat menyeberang ke Malaysiapun jauh-jauh datang ke PLBN hanya untuk berfoto di sana.

Masuk jam-jam ramai seperti siang saat bus lintas negara dari Pontianak datang untuk melewati proses imigrasi, serta sore hari jelang PLBN tutup, semakin ramai kunjungan traveler yang hendak berfoto. Kadang harus menunggu giliran.

[caption id="attachment_2219" align="aligncenter" width="1024"] Jalan menuju Pos Perbatasan Entikong yang kini menjadi akses nyaman. (foto: travelingyuk.com)[/caption]

Salah satu pembangunan yang membuat banyak wisatawan mulai berdatangan ke daerah perbatasan ini, menurut travelingyuk.com adalah akses jalannya yang nyaman. Jika dulu jalan beraspal hanya bisa kamu temui di sisi Malaysia, maka di sisi Indonesia jalanan pun telah beraspal bahkan terdiri dari dua lajur. Pengunjung tak memerlukan waktu 10 jam lagi, melainkan 3 hingga 4 jam saja dari Pontianak. Itupun sudah menyajikan pemandangan hutan gambut yang cantik.

Senangnya, Indonesia punya pos perbatasan Entikong yang megah dan membanggakan ini.

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...