Skip to main content

Eksotisnya Gereja Tua Sikka

Kabupaten Sikka di Tanah Flores memberikan citranya yang menarik bagi kunjungan wisata. Disamping keindahan pantainya yang dikenal dengan Magepanda, Anda perlu mampir di sebuah gereja tua yang begitu eksotis menawarkan wisata rohani tersendiri. Gereja tua itu merupakan sebuah gereja dengan nama Gereja Santo Ignatius Loyola.

Aryo Wisanggeni dalam laman Kompas Travel pernah menceritakan keindahan dan eksotisme tersendiri ketika mengunjungi gereja tua Sikka ini. Memang dikatakan bahwa gereja tua Sikka yang sekarang ini berdiri, bukan lagi gereja tua asli yang berbentuk kapela yang waktu itu didirikan oleh seorang Lesu atau semacam junjungan utama yang dikenal dengan Da Silva. Gereja tua yang sekarang adalah bangunan yang didirikan pada tahun 1899. Gereja itu diresmikan oleh Pastor J. Engbers, SJ dan dirancang bangun oleh Pastor Dijkmans, SJ.

[caption id="attachment_2017" align="aligncenter" width="2069"] Gereja tua Sikka, tidak hanya berwisata secara rohani semata, melainkan menyeruak suasana lepas pantai yang semilir sendu. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption]

Mengunjungi gereja tua Sikka ini, Anda tidak hanya berwisata secara rohani semata, melainkan menyeruak suasana lepas pantai yang semilir sendu. Gereja tua Sikka ini memang terletak di bibir samudera, sehingga Anda dapat memandang keindahan laut yang membentang biru. Sehingga pastinya, suasana begitu semilir akan membuat kalbu Anda semakin merasakan suasana yang nyaman.

Jika Anda mengunjungi gereja tua Sikka ini, terhampar bangunan gereja yang indah dengan ornamen paduan Portugis Eropa dan Malaka. Tentu bangunan kapel lama, sisa dari Da Silva ini masih berdiri, walaupun sudah tidak begitu terawat dan menua. Namun, sepertinya memberikan sebuah saksi bisu atas kisah para misionaris yang mengunjungi tanah Sikka itu.

Ketika Anda memasuki bangunan gereja tua Sikka itu, Anda akan diperlihatkan bangunan dengan kayu yang begitu elok. Tampak bangunan gereja begitu kokoh, namun tak hanya memperlihatkan ornamennya sebagai gereja Eropa, melainkan juga bentuk ukiran tenun ikat Tanah Flores.

Setelah memasuki pintu utama, Anda juga dapat melihat patung Menino Yesus, atau Yesus kecil. Patung seperti itu dikenal sebagai patung yang khas peninggalan para misionaris Portugis.

Maka, sempatkanlah mampir di gereja tua Sikka itu, tidak hanya berziarah, melainkan nikmatilah keindahan gereja tua di pinggir lautan samudera yang begitu cantik nan elok.

 

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...