Skip to main content

Catat Tanggalnya, Saatnya Anda Merasakan Kemerdekaan Jiwa di Jazz Traffic

Festival "Jazz Traffic" 2017 mengusung tema "Souls of Freedom" atau Kemerdekaan Jiwa yang diagendakan berlangsung selama dua hari setelah peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, 18-19 Agustus.

Penggagas Jazz Traffic Festival (JTF) Errol Jonathans, di Surabaya, Minggu, 31 Juli 2017 lalu mengatakan tema tersebut dicuplik dari "Jazz Stands for Freedom" yang merupakan opini dari pianis dan komposer musik jaz Dave Brubeck.

"Kami ingin menarik benang merah tapak sejarah seperti opini 'Jazz Stands for Freedom' oleh pianis dan komposer jaz Dave Brubeck," katanya lagi.

Musik yang memerdekakan


Menurut dia, sejatinya musik jaz adalah ekspresi tentang kebebasan atau kemerdekaan jiwa.

JTF pertama kali digelar tahun 2011. Sejak itu menjadi agenda musik jaz rutin tahunan di Surabaya.

Errol mengatakan penyelenggaraan JTF tahun ini akan memperjelas orientasinya sebagai festival yang memuliakan semua jenis musik.

Meski mengusung label jaz, dia menegaskan, JTF 2017 tetap konsisten memerdekakan dirinya. Hal itu diwujudkan dengan menyediakan panggung bagi genre musik pop, rock, etnik, hingga musik yang sekadar beraroma jaz dan ekstrak jaz murni.

"Tentu saja porsi musik jaz tetap lebih kental di JTF 2017. Inilah keistimewaan JTF untuk memerdekakan selera khalayak yang leluasa memilih artis favoritnya," ujarnya pula.

Dia menambahkan, JTF 2017 yang digelar selama dua hari usai peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia juga menjadi spirit tersendiri dalam kemerdekaan hidup.

"Spirit kemerdekaan inilah yang akan ditangkap dalam penyelenggaraan dua hari JTF 2017 bersama lebih dari dari 200 musisi," katanya lagi.

Ini dia musisi-musisinya


Dia merinci sejumlah musisi telah diundang dalam JTF 2017, di antaranya adalah Indra Lesmana Keytar Trio yang akan mewakili genre "jazz mainstream".

Selain itu, Yura Yunita akan tampil mewakili genre 'fusion jazz, serta Virgoun dan Sheila On 7 mewakili genre nonjaz.

Genre musik jaz yang lebih futuristik, lanjut Errol, juga akan ditampilkan di JTF 2017, dengan menampilklan Budjana Zentuary.

"Juga banyak penampilan generasi baru dalam dunia musik jaz yang pendekatannya tidak lagi semata-mata mengandalkan 'jazz mainstream' tapi juga kreasi mereka yang disesuaikan dengan generasi kekinian," ujarnya pula.

Sumber: Antara

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...