Skip to main content

Bali Classic Motor Show 2017: Tourism and Motoring

Pecinta sejarah dan otomotif layak menjadikan ajang satu ini ke dalam rencana perjalanan mereka. Mengapa? Sebab mobil Presiden pertama RI Ir. Soekarno dan puluhan mobil kuno lainnya dipamerkan di ajang "Bali Classic Motor Show (BCMS) 2".

BCMS 2 akan dilaksanakan di parkiran Lotte Mart Denpasar, Bali, 14-23 Agustus 2017. Ketua Panitia "Bali Classic Motor Show 2" Agus Mahendra Pendit, di Denpasar, Rabu (16/8/2017) mengatakan kegiatan pameran tersebut sekaligus merayakan peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia. Demikian dikutip dari Antara.

"Kami melakukan pameran mobil kuno atau klasik dalam upaya memberikan wawasan kepada warga masyarakat mengenai keberadaan dunia otomotif sejak zaman dahulu. Bahkan eks mobil Presiden RI pertama juga menjadi perhatian warga masyarakat dan wisatawan, " ujarnya yang didampingi Pembina PPMKI Bali Jos Dharmawan.

Jos Dharmawan menjelaskan pada pameran kali ini sedikitnya ada 64 unit mobil kuno dan 20 sepeda motor, serta puluhan sepeda ontel kuno.

"Dari jumlah kendaraan kuno tersebut ada pabrikan mobil tahun 1932. Bahkan ada mobil Mercedes Benz tahun 1937. Mobil ini hanya ada masih tersisa lima unit di dunia," ujarnya.

Ia mengatakan pameran kali ini mengambil tema "Tourism and Motoring". Dan berharap pameran ini akan menjadi agenda tahunan.
Mendukung pariwisata

Agus Pendit mengatakan tahun ini peserta dibatasi dari jumlah tahun sebelumnya, yakni hanya 64 mobil kuno dan 20 motor kuno. Di antara 64 ini ada pendatang baru yang dipamerkan, tidak terlepas juga mobil eks kepresidenan Soekarno tetap dihadirkan.

Menurut dia, pameran ini tetap mengedepankan pariwisata Bali dan budaya. Bahkan beberapa obyek pariwisata yang baru diperkenalkan lewat kegiatan ini, yakni Pantai Pandawa dan Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli.

Sementara itu, Pengurus Daerah (Pengda) IMI Pemprov Bali Nyoman Saniweca menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan bergengsi tersebut.

"Ini membawa angin segar bagi penggemar, pengkoleksi mobil klasik maupun manambah wawasan perkembangan pariwisata lewat keberadaan mobil kuno tersebut," katanya. (*)

Sumber: Antara

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...