Skip to main content

7 Destinasi Glamping Indonesia, Lengkapi Liburan Keluarga

Ternyata, banyak terdapat glamping di Indonesia yang menarik wisatawan untuk singgah. Destinasi wisata ini berkonsep glamping, kependekan dari Glamorous Camping. Bagi Anda yang senang berpetualang bersama keluarga, konsep menggabungkan berkemah tradisional dengan kenyamanan modern ini, bisa menjadi alternatif liburan keluarga yang seru.

Langsung saja, tujuh destinasi Glamping Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan:

1. La Cocoteraie Ecolodge – Gili Trawangan, Lombok, NTT


Terletak di perkebunan kelapa yang indah, akomodasi ini menawarkan akses Wi-Fi gratis di semua area. Anda dapat menggunakan fasilitas gratis seperti sepeda dan pelengkapan snorkeling. La Cocoteraie Ecolodege ini hanya berjarak 6 menit dari pantai.

La Cocoteraie Ecolodge menawarkan restoran, bar, dan akomodasi ramah lingkungan dengan interior kayu bergaya pedesaan. Akomodasi ini berjarak 250 meter dari tempat menyaksikan matahari terbenam di Pantai Gili Trawangan.

[caption id="attachment_1899" align="aligncenter" width="1024"] Glamping La Cocoteraie Ecolodge, Gili Trawangan, Lombok, NTT. (foto:irbnb.co.id)[/caption]

2. Jeeva Beloam Beach Camp


Glamping ini tak menawarkan panorama gunung atau bukit. Jeeva Beloam Beach Camp yang berlokasi di Lombok menghadirkan pengalaman eksklusif bagi Anda yang ingin menjajal berkemah mewah tepat di hadapan pantai dengan pemandangan yang luar biasa cantik. Dengan lanskap tropis yang tenang di sekelilingnya, Jeeva Beloam Beach Camp menawarkan pondok-pondok pantai dengan kipas angin dan balkon pribadi yang menyuguhkan pemandangan laut.

Bungalow-bungalow beratap jeraminya menampilkan perabotan bambu. Bangunan ini mengadopsi rumah tradisional suku Sasak. Selain memiliki perpustakaan kecil, akomodasi tepi pantai ini juga menyediakan penyewaan peralatan menyelam, sepeda, dan peralatan snorkeling gratis. Kegiatan mendaki dan penjelajahan ringan juga dapat diatur. Jeeva Beloam Beach Camp berjarak 2 km dari pantai Pink dan 80 menit berkendara dari kota Praya. Bandara internasional Lombok dapat dijangkau dengan 1,5 jam berkendara dari akomodasi.

[caption id="attachment_1900" align="aligncenter" width="1024"] Jeeva Beloam Beach Camp, glamping di Lombok, Indonesia yang menawan. (foto: booking.com)[/caption]

3. Sandat Glamping – Bali


Dibangun di lokasi yang dikelilingi persawahan hijau, Sandat Glamping Tents menyediakan delapan jenis bangunan yang nyaman dan mewah. Kedelapan bangunan ini dibagi menjadi lima tenda dan tiga lumbung. Setiap bangunan memiliki konsep dan filosofi berbeda tetapi menawarkan satu hal yang sama, yaitu kenyamanan tingkat tinggi.

Lumbung di Sandat Glamping Tents dibangun dari kayu beratapkan jerami dan terdiri atas dua lantai. Lantai pertama merupakan ruang untuk bersantai dan lantai kedua menjadi ruang tidur.

Tiap tenda di Sandat Glamping Tents dilengkapi fasilitas kolam renang. Sesuai dengan identitasnya sebagai luxury resort di Bali, Sandat Glamping Tents menawarkan pengalaman glamping yang benar-benar glamor.

[caption id="attachment_1901" align="aligncenter" width="1798"] Sandat Glamping Tents, Bali. (foto: thefittraveller.com)[/caption]

4. Baliwoso Camp – Bali


Ingin menemukan suasana Bali yang berbeda? Pergilah ke daerah Pengotan di utara Denpasar dan menginaplah di Baliwoso Camp. Baliwoso Camp bukan sekadar penginapan yang menawarkan sensasi glamping, tempat ini juga mengajak Anda berkenalan dengan masyarakat serta budaya asli Pengotan.

Baliwoso Camp dilengkapi dengan Bale Bengong, bangunan yang khusus dibangun untuk Anda bersantai, bermain, nonton pertunjukan hiburan, jogging track, dan bersepeda.

Aktivitas di Baliwoso Camp mencakup bermain bersama sapi dan kerbau, trekking, serta menanam atau memanen hasil kebun.

[caption id="attachment_1902" align="aligncenter" width="1350"] Baliwoso Camp. Glamping yang berlokasi di Bali, banyak dikunjungi turis mancanegara. (foto:ja.mybalikintamani.com)[/caption]

5. Dusun Bambu Family Leisure Park – Lembang, Bandung


Dusun Bambu Lembang, Bandung, sebuah tempat wisata keluarga yang terletak di kaki Gunung Burangrang Cisarua Lembang. Pemandangan alam dan atmosfir yang sejuk menjadi daya tarik pengunjung untuk berkunjung ke sini.

Selain menjadi pusat rekreasi dan tujuan wisata kuliner dengan tiga restoran uniknya, Dusun Bambu Family Leisure Park juga menyediakan area glamping yang dapat dijadikan tempat bermalam. Camping Ground Sayang Heulang menjadi lokasi glamping di Dusun Bambu Family Leisure Park. Tiap tenda dibangun di area taman yang asri dan dilengkapi api unggun serta perangkat panggang yang dapat digunakan untuk BBQ bersama teman-teman atau keluarga.

[caption id="attachment_1903" align="aligncenter" width="1500"] Dusun Bambu Family Leisure Park. (foto:www.dusunbambu.com)[/caption]

6. Legok Kondang – Bandung


Legok Kondang adalah surga bagi Anda pencinta glamping. Pada area glamping seluas 700 meter ini terdapat sebelas tipe tenda yang dapat dipilih. Setiap tipe tenda di Legok Kondang memiliki ukuran yang berbeda, panorama yang berbeda, dan fasilitas yang berbeda.

Anda dapat bersantai di tenda sambil menikmati cuaca sejuk Ciwidey. Legok Kondang menyediakan aktivitas tambahan untuk memeriahkan sesi glamping Anda. Membakar jagung, BBQ, melepas lampion, bermain paintball, trekking, tur ke Kawah Putih, dan rafting di Situ Cileunca pasti akan membuat glamping di Legok Kondang menjadi sangat menyenangkan.

[caption id="attachment_1904" align="aligncenter" width="740"] Legok Kondang, Cileunca. Glamping di malam hari, dekat dengan alam. (foto: booking.com)[/caption]

7. Tanakita – Pangrango


Berlokasi di depan Taman Nasional Gede Pangrango, Tanakita merupakan area kemah seluas 2 hektar yang dapat menampung 200 orang. Jika dibandingkan dengan tempat glamping lain yang dilengkapi terlalu banyak fasilitas dan terkadang membuat esensi berkemah menjadi berkurang, Tanakita menawarkan pengalaman berkemah yang terasa lebih nyata.

Untuk menambah keseruan, Tanakita menyediakan aktivitas berupa high ropes, tubing di sungai, canoing di Situ Gunung, trekking malam, dan rappeling di air terjun.

[caption id="attachment_1905" align="aligncenter" width="640"] Tanakita, Pangrango. Glamping yang lebih menantang. (foto:http: arsyiarsyo.blogspot.co.id)[/caption]

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...