Skip to main content

Nonton Semifinal Piala Presiden di Samarinda atau Padang?

Piala Presiden 2017 telah memasuki fase semifinal. Sudah ada empat tim yang akan saling mengalahkan demi kepastian berlaga di partai final. Dua kota akan menjadi tempat bertanding leg pertama.

Samarinda akan menggelar pertandingan semifinal pertama. Pusamania Borneo FC akan menerima tantangan juara bertahan Persib Bandung di Stadion Segiri. Stadion yang berkapasitas 18.000 penonton itu akan menyediakan tiket tribun ekonomi seharga Rp40.000,- dan tribun VIP Rp100.000,- bagi mereka yang berhasrat menonton langsung.

Menurut situs borneofc.id antusiasme pendukung tuan rumah begitu tinggi untuk menyemangati tim kebanggaan mereka. Apalagi PBFC akan menghadapi tim sekelas Persib yang telah terbukti produktif dalam menjebol gawang lawan-lawan mereka di Piala Presiden 2017 ini.

Stadion Segiri terletak di pusat kota Samarinda sehingga tak sulit untuk dijangkau oleh para suporter, baik dengan kendaraan umum maupun pribadi. Tetapi, menyikapi potensi kemacetan yang akan terjadi secara bijak harus dijadikan landasan dalam memilih moda transportasi menuju ke sana.

[caption id="attachment_1239" align="aligncenter" width="661"] Beginilah cara suporter Semen Padang mendukung tim kebanggaan mereka di Stadion Haji Agus Salim, Padang. Meriah. (Foto: sportanews.com)[/caption]

Selain Stadion Segiri, Stadion Haji Agus Salim di Padang akan menggelar semifinal lain yang tak kalah serunya. Semen Padang akan menjamu tim kuat Arema Malang.

Stadion Haji Agus Salim memiliki kapasitas 28.000 penonton. Stadion kebanggaan warga Padang ini pun terletak di pusat kota yang mudah dijangkau oleh mereka yang ingin menyaksikan pertandingan.

Panitia telah menetapkan harga tiket untuk tribun VIP atau Barat Rp120.000,- bagi para penonton. Sementara tribun terbuka di sisi timur dihargai Rp60.000,- dan utara-selatan Rp35.000,-.

Nah, masih ada waktu bagi para pecinta sepak bola nasional untuk memutuskan. Samarinda dan Padang memang berbeda tetapi keduanya sama-sama memiliki pesona wisata.

Johanes Indra | traveltoday

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...