Skip to main content

Juventus Stadium Akan Menguji Barcelona

Liga Champions UEFA 2016/17 memasuki babak perempatfinal. Salah satu partai yang layak dicermati adalah Juventus melawan Barcelona di Juventus Stadium, Turin pada 12 April nanti.

Puluhan ribu orang akan memenuhi stadion berkapasitas 41.000 tempat duduk tersebut. Tetapi puluhan atau bahkan ratusan ribu lainnya akan berada di sekitar stadion yang dimiliki salah satu klub sepak bola tersukses di Italia itu. Para pendukung Juventus dan Barcelona yang tidak kebagian tiket akan memadati kafe-kafe yang mengadakan nonton bareng.

Kota Turin akan sibuk beberapa hari menjelang pertandingan. Selain menyiapkan pelaksanaan pertandingan sesuai standar UEFA, kota tersebut akan disibukkan pula oleh para suporter dari kedua tim yang akan menonton pertandingan. Salah satu yang paling sibuk tentu saja bisnis penginapan dan yang terkait dengan pariwisata.

Pendukung tim tuan rumah tidak hanya berasal dari Turin. Klub berskala global itu telah memiliki jutaan pendukung dari seluruh penjuru dunia. Ada banyak orang yang rela mengeluarkan banyak uang agar bisa mendapatkan tiket pertandingan dan akomodasi selama berada di Turin. Begitulah kenyataannya.

Pendukung Barcelona pun begitu. Bisa jadi banyak diantara mereka yang telah mendapatkan hak untuk menonton langsung di dalam stadion. Sangat mungkin pula mereka bukan berasal dari Barcelona tetapi justru dari negara Eropa lainnya bahkan lintas benua.

Kehadiran mereka tentu saja dipengaruhi oleh nuansa pertandingan itu sendiri. Juventus yang tidak terkalahkan saat menjamu Barcelona di kandangnya tentu masih ingat dengan kekalahan di Final Liga Champions UEFA 2015 lalu. La Vecchia Signora takluk 1-3 dan harus rela menyaksikan Blaugrana meraih trofi kelima mereka.

Selain faktor tersebut, keinginan banyak orang untuk menonton langsung di dalam Juventus Stadium yang megah pun tak terelakkan. Apalagi, sejarah mencatat bahwa Juventus lah klub sepak bola profesional pertama di Italia yang memiliki stadion sendiri.

[caption id="attachment_1372" align="aligncenter" width="640"] Sejarah dan kebanggaan Juventus bisa dirasakan saat berada di dalam J Museum yang terletak di Juventus Stadium. (Foto: LaPresse - Daniele Badolato / juventus.com)[/caption]

Juventus Stadium dibangun di atas lahan bekas Delle Alpi Stadium yang legendaris. Setelah direncanakan pada tahun 2006, pembangunan baru dimulai pada 2008 dan selesai pada 2011. Biaya yang diperlukan sebesar 100 juta euro.

Keberadaan Juventus Stadium ini membawa berkah bagi klub. Tahun lalu Juventus masuk dalam daftar 10 besar klub yang memiliki penghasilan tertinggi. Sebuah langkah hebat yang menuai hasil besar.

Tak hanya tiket pertandingan yang menjadi pemasukan bagi Juventus. Pihak klub pun mengadakan program tur stadion bagi pendukung mereka. Sejak tahun 2012 lalu, Juventus telah membuka Juventus Museum atau yang lebih dikenal dengan J Museum sebagai tempat segala pencapaian dan sejarah klub didokumentasikan dan diperlihatkan dengan baik. (jp)

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...