Skip to main content

Gold Coast: Dari Surfers Paradise ke Movie World

Setelah menikmati indahnya pantai-pantai di Gold Coast di hari pertama kunjungan saya ke Australia, maka di hari kedua ini saya memutuskan untuk mengunjungi destinasi wisata andalan Gold Coast lainnya, yaitu Theme Park. Dari Surfers Paradise tersedia banyak bus menuju ke tempat ini.

Di Gold Coast ada lima Theme Park yang sangat terkenal dengan beragam permainan, yaitu Warner Bross Movie World, Dream World, Wet'n Wild Water World, Sea World dan Paradise Country. Jam buka mulai dari pukul 9.30 pagi sampai dengan pukul 5 sore waktu setempat.

Saya memutuskan untuk mengunjungi theme park movie yang paling besar dan paling terkenal yaitu Warner Bross Movie World. Taman rekreasi yang dibuka sejak tahun 1991 ini merupakan taman rekreasi tentang film yang terbesar di Australia dan paling hits sedunia. Sesuai dengan namanya, semua permainan yang ada theme park ini, berasal dari judul film. Seperti Scooby doo, Batman, Superman, Green Lantern, Looney Tunes dan tokoh-tokoh fIlm karya Warner Bross dan DC Comic lainnya. Dengan membayar 79,99 dollar Australia saya sudah boleh menikmati semua jenis permainan yang ada di sini seharian penuh.

Movie World dibagi menjadi tiga area. Area permainan ekstrim yang banyak diisi oleh anak muda. Lalu area hiburan keluarga dan area khusus anak-anak. Saya sangat menyukai roller coaster. Ada 5 roller coaster di sini. Yang terbesar dan paling ekstrim ada tiga, yaitu Green Lantern Coaster, Arkham Asylum, dan Superman Escape. Ketiganya mempunyai kecepatan 100 km/jam dalam dua detik dan tingginya bikin mata menyipit.  Sedangkan satu lagi Batwing Spaceshot mirip wahana hysteria di Ancol namun jauh lebih tinggi. Saya tidak terlalu suka permainan naik turun yang bikin nyawa seakan-akan lepas ini.

[caption id="attachment_1364" align="aligncenter" width="960"] Jika anda seorang adrenaline junkie, rasakan roller coaster di Movie World ini. Mendebarkan. (Foto: pribadi)[/caption]

Saya mencoba ketiga roller coaster yang ada. Green Lantern, Arkham Asylum, dan terakhir Superman Escape. Saya telah mencoba banyak roller coaster seperti di Singapura, Hongkong, Tokyo, dan beberapa kota lain. Tapi setelah saya mencoba ketiga roller coaster yang ada disini, kaki saya gemetaran dan nyaris tidak kuat berdiri lagi. Benar-benar memicu adrenalin dan membuat kita tertawa sambil mengeluarkan airmata dan kehilangan suara. Hehehe.

Kemudian saya menjelajahi theme park ini. Saya seperti berpetualang dalam dunia film yang sangat terkenal. Seperti Wild-wild West,  Scooby Doo (roller coaster di dalam ruangan yang cukup mendebarkan), Hollywood Stunt Driver, Gotham City Hall, Alien invasion, dan lain-lain.

Karena penasaran saya juga masuk ke Movie World khusus anak-anak. Ternyata isinya sama persis seperti yang ada di tempat dewasa. Hanya saja dengan versi mini yang lebih kecil dan terlihat imut. Saya menyaksikan anak-anak bermain didampingi oleh orang tuanya. Ada yang belajar setir mobil, naik roller coaster, main wahana air, dan lain-lain. Betapa tempat ini sangat menggembirakan.

Tanpa terasa waktu sudah pukul 4 sore. Tiba-tiba semua orang ramai berdiri di pinggir jalan utama. Saya pun ikutan mendekat. Ternyata tak lama kemudian muncul parade semua tokoh DC yang terkenal. Mulai dari superhero seperti Batman lengkap dengan kendaraannya yang bisa terbang, Superman, Catwoman, Supergirl, Green Lantern, Wonderwoman, The Flash, dan ada Marylin Monroe juga.

Tokoh-tokoh DC yang lucu dan menjadi idola anak-anak juga keluar menyemarakkan parade ini. Seperti tokoh-tokoh yang ada di film Scooby Doo, Loney Toon, Twitty, dan banyak lagi lainnya yang saya tidak hapal nama-namanya.

[caption id="attachment_1365" align="aligncenter" width="960"] Batman akan menyapa pengunjung Movie World secara langsung. Untuk anak-anak pasti menyenangkan. (Foto: pribadi)[/caption]

Parade berjalan sangat meriah. Di akhir parade semua orang turun ke jalan berjoget mengikuti irama musik menyatu dengan tokoh-tokoh idolanya. Sambil meminta foto bersama. Seraya ditebar convety warna warni yang ditembakkan dari segala arah. Benar-benar seperti pesta dengan tokoh idola. Saya pun ikut membaur di dalamnya.

Musik telah berakhir dan waktu telah menunjukkan pukul 5 sore. Semua pengunjung bersiap untuk pulang. Saya mengakhiri perjalanan hari ini dengan perasaan sangat puas. Saya kembali ke hotel untuk istirahat sejenak dan bersiap melanjutkan perjalanan wisata di malam hari.

(Bersambung....)

Zahrudin Haris

Comments

  1. I see your site needs some unique & fresh articles. Writing manually is time consuming, but there is solution for this hard
    task. Just search for - Miftolo's tools rewriter

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...