Skip to main content

Semarang Tantang Para Penggila Durian

Jangan mengaku sebagai penggila buah durian kalau Anda tak datang ke festival tahunan ini. Maka, terimalah tantangan Kota Semarang dalam Festival Durian Semarang 2017 pada 24-26 Februari 2017.

Dinas Pertanian Kota Semarang telah menyiapkan 20 ribu durian berkualitas terbaik untuk menyemarakkan festival yang akan digelar di obyek wisata Goa Kreo, Kecamatan Gunungpati, Semarang.

“Kita mau tetap mengangkat citra Kota Semarang sebagai penghasil buah durian unggul, masyarakat bisa mendapatkan buah durian berkualitas unggul yang nantinya dapat dikembangkan, dan sebagai Ajang Promosi Wisata Agro Kota Semarang,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rusdiana dalam rilisnya kepada media.

Rusdiana berharap acara tahun ini bisa lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi akan dikenalkan juga empat varian durian lokal unggulan yang memiliki cita rasa khas yang nikmat, salah satunya durian tembaga yang tidak kalah dengan varietas durian unggulan lainnya.

"Kami telah berkoordinasi dengan para petani durian yang ada di Semarang, di antaranya di wilayah Mijen dan Gunungpati untuk menyediakan setidaknya 20 ribu durian untuk dihadirkan pada festival durian nantinya," lanjut Rusdiana.

Setiap tahunnya, festival ini selalu dipadati masyarakat yang mencintai buah tropis itu. Pengunjung tidak hanya berasal dari Semarang tetapi juga dari berbagai kota di Jawa Tengah dan dari luar provinsi. Tentu saja, kehadiran mereka akan meningkatkan pariwisata di Semarang.

Siapa berani terima tantangan menggiurkan ini? Semarang memanggil Anda, para pecinta durian lokal. Ayo, lekas ke Semarang!

Johanes Indra | traveltoday

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...