Skip to main content

Pembalap Valentino Rossi Kunjungi Labuan Bajo

Valentino Rossi, pembalap sepeda motor kelas "Moto GP" asal Italia, Senin, mengunjungi destinasi wisata Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Marius Ardu Jelamu, saat dihubungi Antara di Kupang, membenarkan kunjungan pembalap yang pernah meraih sembilan kali juara dunia Moto GP tersebut.

"Ia betul tadi (Valentino Rossi) sudah tiba di Bandara Labuan Bajo dan saya kira ini adalah kunjungan wisata ke destinasi unggulan itu," kata Marius. Ia menambahkan bahwa informasi tersebut juga diperoleh dari tim kementerian terkait yang datang bersama-sama.

Menurut dia, kunjungan pembalap dunia yang dijuluki "The Doctor" di Labuan Bajo itu tentu memiliki efek branding tersendiri karena dia merupakan pembalap besar kelas dunia yang selalu disoroti oleh pers internasional.

Kunjungan pembalap tersebut, lanjutnya, nantinya bisa mempromosikan lebih luas lagi destinasi Labuan Bajo yang sudah terpilih sebagai salah satu destinasi unggulan secara nasional itu.

[caption id="attachment_1029" align="aligncenter" width="946"] Pulau Padar, foto: Discover Your Indonesia[/caption]

Dia mengatakan, pembalap besar seperti Valentino Rosi yang namanya sudah mendunia itu juga tentu memiliki akun media sosial yang diikuti jutaan followers sehingga akan lebih memfamiliarkan Labuan Bajo di mata dunia.

"Dia kan akan memfoto atau mengambil video di destinasi unggulan tersebut sehingga bisa disaksikan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia dan nantinya akan menjadi viral dan menjadi heboh diperbincangkan," katanya pula.

Marius mengaku belum mengetahui berapa lama Valentino Rossi mengunjungi daerah setempat namun dia berharap agar, si pembalap bisa menikmati keindahan alam wisata setempat sehingga bisa diceritakan kepada rekan atau kenalannya di berbagai negara.

[caption id="attachment_1030" align="aligncenter" width="1000"] komodo, foto: Live Science[/caption]

"Mudah-mudahan setelah dia melihat komodo atau snorkling di perairan tersebut serta menyaksikan keindahan wisata alam dan keunikan budaya di sana, dia bisa menceritakan kepada teman-temannya para pembalap dunia sehingga mereka juga bisa berkunjung," katanya.

Tidak hanya destinasi di Labuan Bajo yang dikunjungi, dia juga berharap, di masa mendatang, berbagai destinasi lain yang tidak kalah menarik seperti Kelimutu di Kabupaten Ende, budaya berkuda (Pasola) juga Pantai Nihiwatu di Sumba Barat, kemudian di Alor, Rote dan lainnya juga bisa dikunjungi.

sumber: beritasatu

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

Surabaya Ingin Pasar Tradisional untuk Wisata

Banyak yang belum menyadari bahwa pasar tradisional bisa menjadi potensi wisata. Kendati demikian, masih ada yang peduli pada hal tersebut. Salah satunya adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Tri Rismaharini memang dikenal sebagai sosok yang memiliki gagasan-gagasan maju yang kerap dianggap kontroversi. Tetapi demi kemajuan warganya, ia teguh pada prinsip yang dimilikinya. Risma, begitu ia biasa dipanggil, memiliki cita-cita menjadikan pasar tradisonal menjadi lebih baik. Jauh dari predikat sumpek, becek, dan kumuh. Sehingga akan menjadi pilihan warga untuk belanja daripada di pasar modern. "Saya berharap secepatnya pembangunan ini, karena kalau saya turun (dari Wali Kota Surabaya) yang kedua ini, saya ingin pasar Surabaya bagus semuanya," kata Risma, Sabtu (25/2/2017) seperti dilansir dari detikcom . Risma juga mengambilalih kebijakan PD Pasar Surya sebagai BUMD dengan memperbaiki pasar tradisional. Ia memerintahkan pada lurah untuk mendokumentasikan kondisi pasar tradi...