Skip to main content

Ternyata Ada 10 Rahasia 'Tersembunyi' Pramugari-Pramugara

Pramugari dan pramugara merupakan pekerjaan yang menuntut keramahan. Mereka murah senyum, dan mengutamakan kenyamanan penumpang.

Namun, di balik senyum ramah dan sikap siap membantu, mereka juga pandai menyimpan rahasia. Coba saja pikirkan, sebagian besar dari kita tak tahu mengapa lampu dimatikan saat mendarat. Jawabannya mungkin masih bisa dimaklumi, namun tak demikian dengan rahasia lainnya, seperti bahwa penerbangan kerap kali membawa organ tubuh manusia.

Para pramugari dan pramugara membagi rahasia yang mereka simpan melalui internet. Beberapa jawaban mungkin menolong. Beberapa laginya, Anda mungkin berharap tak pernah mengetahuinya.

Dikutip Independent, inilah 10 rahasia yang disembunyikan para kru pesawat dari penumpang.

[caption id="attachment_830" align="alignnone" width="640"] foto: Business Insider[/caption]

1. Headphone yang dibungkus bukan barang baru

Entah apa alasannya, namun headphone yang disediakan di pesawat bukan benda baru di tiap penerbangan. Namun, semuanya sudah dibersihkan dan dibungkus kembali.

2. Alasan sesungguhnya lampu mati saat mendarat

Ada hubungan antara lampu bagian dalam pesawat dimatikan dan evakuasi. Ketika mata penumpang pesawat terbiasa dengan kegelapan, mereka akan mampu menyesuaikan diri saat di luar.

3. Air untuk teh dan kopi tidak bersih

Air minum yang digunakan untuk membuat kopi dan teh disimpan dalam tanki. Tempat tersebut tidak dibersihkan terlalu sering.

4. Jika pintu pesawat terbuka, kru pesawat tak dibayar

Para kru dibayar hanya pada 'jam penerbangan'. Artinya, jam-jam sebelum penerbangan di mana para pramugari sibuk mengangkat dan menata barang bawaan penumpang merupakan pekerjaan tanpa gaji, menurut Heather Pooler, mantan pramugari yang bekerja selama 15 tahun.

5. Amat sulit menyajikan diet coke

Perlu waktu lama untuk seorang pramugari menyajikan minuman ini. Diet coke perlu waktu lama untuk berhenti berbuih dan mendesis.

"Saya bisa menyajikan minuman berbeda untuk tiga penumpang untuk waktu yang sama dengan menuang satu gelas diet coke," ungkap Poole.

6. Bilik kamar mandi bisa dibuka dari luar

Sebagian besar dari ini menyangkut isu keamanan. Kru pesawat boleh membuka pintu jika ada yang meninggal atau kecelakaan di dalam, atau ada di sana untuk waktu lama dan mengundang kecurigaan.

7. Aturan mematikan barang elektronik

Alat elektronik tidak sungguh-sungguh bisa mengakibatkan kecelakaan pesawat, namun bisa sungguh-sungguh mengganggu pilot.

8. Sebagian besar pesawat membawa jenazah

Diungkapkan oleh situs Quora, sebagian besar maskapai penerbangan dalam negeri membawa jenazah atau anggota tubuh manusia.

9. Petir

Pesawat disambar petir setiap saat. Namun, sambarannya mengakibatkan kerusakan yang kecil atau hampir-hampir tak berdampak.

10. Mengenai masker oksigen

Ketika masker oksigen turun, Anda hanya punya persediaan oksigen untuk 15 menit setelah menariknya. Waktu tersebut cukup bagi pilot untuk membawa pesawat ke ketinggian lebih rendah, di mana penumpang bisa benapas bebas. Di ketinggian, Anda hanya akan sanggup bernapas selama 15-20 detik sebelum pingsan.*

sumber: liputan 6.com

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...