Skip to main content

Pilihan Destinasi Wisata Tak Biasa di Yogyakarta

Pada musim liburan, pusat kota Yogyakarta biasanya padat oleh wisatawan. Wisatawan memenuhi sepanjang Jalan Malioboro, Pasar Beringharjo, Taman Sari, Keraton Yogyakarta, dan obyek-obyek wisata di Kota Yogyakarta lain.

Bagi sejumlah wisatawan, suasana Kota Yogyakarta yang padat, membuat ingin berwisata ke obyek-obyek wisata lain. Namun, ke manakah obyek-obyek wisata menarik di sekitar Kota Yogyakarta yang bisa dikunjungi?

Ketua Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Udhi Sudiyanto mengatakan, provinsi DIY memiliki obyek-obyek wisata yang beragam tergantung minat wisatawan. Mulai dari wisata alam hingga budaya, semua dimiliki provinsi DIY.

"Di Kulon Progo itu banyak spot-spot yang bagus misalnya Kalibiru dan Kebun Teh Nglinggo. Di Gunung Kidul ada Gunung Api Nglanggeran dan banyak sekali pantai yang sangat bagus seperti Nglambor, Indrayanti," kata Sudiyanto saat dihubungi KompasTravel, Sabtu (10/9/2016).

Kalibiru merupakan area pertanian dan kehutanan yang sengaja dikelola oleh masyarakat secara mandiri. Obyek wisata Kalibiru merupakan salah satu contoh pengelolaan kawasan kehutanan berbasis pariwisata.

 

Gunung Nglanggeran adalah gunung api purba di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Wisatawan bisa mendaki untuk menikmati suasana saat matahari mulai terbit.

"Kalau di Sleman, itu bisa lava tour di kaki Gunung Merapi di Kaliurang. Untuk yang menantang, bisa ke Goa Jomblang yang merupakan goa vertikal dan mesti turun pakai satu tali. Ada juga Pantai Timang di Gunung Kidul," jelasnya.

Di Kaliurang, tersedia puluhan kendaraan jenis jeep yang akan membawa para wisatawan menyusuri beberapa area di lereng Gunung Merapi yang dulunya porak-poranda. Rute yang ditawarkan biasanya dimulai dari Desa Kaliurang sebelum sunrise dan menuju ke Bebeng, Desa Kali Adem untuk menunggu matahari terbit, batu wajah atau batu alien, ke tempat juru kunci Merapi yaitu Mbah Maridjan tewas, lalu ke Mini Museum Desa Petung.

Sementara, Pemilik Operator Wisata Jogja Geowisata, Widodo Nugroho menambahkan, pilihan desa-desa wisata di Yogyakarta juga bisa dikunjungi. Ia menyebutkan, wisatawan bisa menemukan aktivitas-aktivitas yang berbeda saat mengunjungi desa wisata.

"Kalau mau desa wisata, ada banyak aktivitas misalnya ingin bercocok tanam, menanam salak pondok, cara membuat gerabah keramik. Misalnya di Desa Wisata Kasongan di Bantul itu pusat keramik dan gerabah. Wisatawan bisa melihat pembuatan gerabah dan mencoba langsung. Juga bisa bawa pulang karyanya yang dibuat," ungkap Widodo saat dihubungi KompasTravel, Sabtu (10/9/2016).

Selain itu, wisatawan bisa datang ke Desa Wisata Krebet di Bantul dan Girimulyo di Kulon Progo. Ia menyebutkan, wisatawan bisa melihat pusat kerajinan topi di Desa Wisata Krebet.

"Pada dasarnya Yogyakarta dan sekitarnya menawarkan banyak pilihan wisata ada budaya, alam, petualangan. Ada juga kalau mau rafting di Sungai Elo di Magelang. Tergantung selera wisatawan," tutupnya.

sumber: kompas.com

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...