Skip to main content

Palembang Optimis Datangkan Satu Juta Wisatawan

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menargetkan jumlah wisatawan menembus angka satu juta orang pada 2017, karena kota ini akan menggelar sejumlah kejuaraan olahraga internasional untuk dijadikan uji coba pelaksanaan Asian Games XVIII 2018.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang, Isnaini Madani, di Palembang pada Minggu (27/11), mengatakan bahwa pemerintah kota berani menaikkan target kunjungan setelah merasa kalau jumlah wisatawan yang berkunjung ke Palembang semakin meningkat sejak tahun ini.

"Total wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumsel pada tahun ini mencapai 2 juta orang, dan sebagian besar dari jumlah itu ke Palembang. Jadi tahun depan, pemkot berani mematok target satu juta orang,” kata Madani, seperti yang dikutip dari Antara.

Agar hasilnya terwujud, Pemkot Palembang sudah mengagendakan sejumlah pembenahan dan penataan kawasan wisata.

Meskipun anggaran yang diajukan ke DPRD Palembang hanya 0,25 persen dari dana APBD 2017, tapi pemkot akan tetap memaksimalkan usaha pembenahan.

Upaya lain terkait keterbatasan dana ini, pemkot akan meminta bantuan BUMD maupun kalangan swasta melalui menyalurkan dana tanggung jawab sosial (CSR) ke sektor pariwisata Palembang.

Salah satu yang menjadi perhatian pemkot yakni penataan kawasan wisata Benteng Kuto Besak, Jembatan Ampera, dan Pulau Kemaro.

Selain penataan, pemkot juga akan meningkatkan promosi dengan menggandeng agen perjalanan, hotel, dan asosiasi pengusaha untuk memperkenalkan potensi wisata Palembang.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, mengatakan promosi ini sangat penting.

"Masih banyak masyarakat Sumsel yang berlibur ke provinsi atau negara lain, jika dibandingkan sebaliknya. Saat ini tercatat sebanyak 3,4 juta orang wisatawan lokal yang datang ke Sumsel, sementara wisman justru mencapai 5 juta orang," kata Irene.

Pengurus Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Provinsi Sumatera Selatan, Ari Afrizal, juga mengharapkan pemerintah mempercantik sarana dan prasarana di lokasi wisata Kota Palembang untuk menambah nilai jual di tengah tingginya persaingan pada sektor pariwisata.

"Tempat-tempat wisata di Palembang ini sebenarnya sudah tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia tapi kurang begitu dikemas sehingga terlihat biasa saja. Seperti, Bukit Siguntang, sebenarnya secara historis begitu luar biasa tapi secara tampilan biasa saja, malah cenderung tidak terawat," kata Ari.

"Mereka yang datang ke Palembang diharapkan bercerita ke kerabatnya dan mau datang lagi ke sini. Tapi, jika meninggalkan kesan yang tidak baik maka tidak mungkin mau datang lagi," lanjutnya.

sumber: cnnindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...