Skip to main content

Naik Bus "Vintage Series" Transjakarta, Yuk Mampir 7 Obyek Wisata Ini

Bus "Vintage Series" Transjakarta hadir sebagai pilihan transportasi di ibu kota. Seri bus Transjakarta dengan desain PPD ini bisa digunakan untuk nostalgia, misal sambil liburan di akhir pekan.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono beberapa waktu mengatakan bahwa pada tahap awal, tersedia dua unit Bus Transjakarta "Vintage Series". Bus "jadul" itu beredar di koridor 1,5, dan 6.

Rute Koridor 1 yakni Blok M - Jakarta Kota, Koridor 5 Ancol - Kampung Melayu, dan Koridor 6 Ragunan - Dukuh Atas 2. Nah, lewat koridor tersebut, Anda bisa mampir ke obyek-obyek wisata di Jakarta menggunakan bus Transjakarta "Vintage Series".

Berikut KompasTravel himpun beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi dengan bus Transjakarta" Vintage Series".





1. Kawasan Blok M (Koridor 1)

Bagi yang tinggal di area Jakarta Pusat, Barat, dan Selatan, Anda bisa mampir ke Kawasan Blok M. Kawasan Blok M merupakan pusat perbelanjaan yang menyediakan pakaian, celana, sepatu, topi, makanan, buku, dan lain-lain.

Anda bisa berwisata belanja di Kawasan Blok M. Titik pemberhentiaan Bus Transjakarta Vintage Series untuk ke Kawasan Blok M adalah tepat di Terminal Blok M.

2. Kawasan Senayan (Koridor 1)

Untuk pergi ke kawasan Senayan, Anda bisa turun di Halte Gelora Bung Karno. Di Kawasan Senayan, Anda bisa berolahraga seperti jogging di area Stadion Senayan.

Di dekat Senayan juga terdapat kawasan perbelanjaan seperti Plaza Senayan, FX Sudirman, Senayan City, dan Pacific Place Jakarta.





3. Monumen Nasional (Koridor 1)

Jangan lupa mampir ke ikon Kota Jakarta yakni Monumen Nasional. Anda bisa turun di Halte Monumen Nasional.

Di Monumen Nasional sendiri Anda bisa berwisata kuliner di Lenggang Jakarta atau menghabiskan waktu di taman sekitar Monumen Nasional. Selain itu, naik ke puncak Monas juga bisa jadi pilihan.

4. Museum Nasional Indonesia (Koridor 1)

Selain Monas, Anda juga bisa berkunjung ke Museum Nasional Indonesia atau biasa dikenal Museum Gajah. Anda bisa turun di Halte Monumen Nasional untuk akses yang lebih dekat.





5. Taman Impian Jaya Ancol (Koridor 5)

Untuk pengguna koridor lima, Anda bisa mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol. Bus Transjakarta akan berangkat dari Terminal Kampung Melayu hingga masuk dalam kompleks Ancol.

6. Kawasan Pecinan Glodok (Koridor 1)

Anda bisa turun di Halte Transjakarta Glodok. Di kawasan Pecinan Glodok, Anda bisa menikmati suasana arsitektur bangunan khas Pecinan juga mencicipi aneka kuliner yang tersedia di sekitar Kawasan Pecinan.

7. Kawasan Kota Tua

Obyek wisata Kota Tua tentu wajib dikunjungi. Di kawasan Kota Tua, Anda bisa mengunjungi berbagai obyek wisata seperti Museum Bank Mandiri, Museum Wayang, Museum Sejarah Jakarta, Museum Keramik, atau bahkan hanya mampir di Terowongan Penyeberangan Orang (TPO) Kota Tua.

sumber: kompas.com

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...