Skip to main content

Kopi Indonesia Makin Diminati Pasar Internasional

Kopi Indonesia semakin diminati pasar asing. Hal itu terbukti dari data Kementerian Perdagangan RI yang mencatat realisasi ekspor produk kopi hingga September 2016 mencapai US$650,2 juta atau Rp8,7 triliun.

Hal itu menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-empat dunia.

"Indonesia mempunyai banyak variasi kopi dari Sabang hingga Merauke, sehingga kita perlu terus mengenalkan kopi Indonesia ini keluar agar ekspor kopi Indonesia juga terus mengalami peningkatan," kata Ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), A Syafrudin, di acara SCAI Expo 2016 di Sanur, Bali, Jumat (2/12).

Menurut Syafrudin, acara pameran internasional seperti SCAI Expo bisa membuat kopi Indonesia semakin dikenal di pasar dunia.

Terlebih, saat ini di Indonesia, kopi bukan sekedar minuman, melainkan sudah menjadi gaya hidup sebagian besar masyarakat.

"Gaya hidup ini sudah merata dan menjadikan kami mengemban tugas untuk terus mengawal keberadaan pasar dan kualitas kopi mulai dari lokal, nasional, hingga internasional,” terang Syafrudin.

Beberapa cara yang dilakukan SCAI adalah dengan menggelar berbagai acara edukasi kopi, seperti Indonesia Coffee Events (ICE) 2017 Eastern Regional Championship, Lelang Kopi Spesial Indonesia, serta Coffee Origin Trip ke kebun kopi di Bali.

Pemerintah juga mendukung penuh perkembangan ekspor kopi Indonesia. Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kementerian Perdagangan, Merry Mariyati mengatakan, meningkatnya minat pasar internasional terhadap kopi Indonesia disebabkan industri perkopian yang berkelanjutan.

“Kepemilikan sertifikasi petani kopi, inovasi dalam proses penghasilan kopi dan banyaknya dukungan koperasi yang membina petani kopi Indonesia turut mendongkrak produktivitas produk kopi,” kata Merry.

Indonesia, lanjut dia, memiliki 16 indikasi geografis dari ujung barat hingga timur, dengan masing-masing daerah memiliki ciri khas kopi tersendiri. "Itu membuat kopi Indonesia menjadi unik," tambah dia.

Merry memaparkan bahwa ekspor produk kopi Indonesia selama tahun 2015, kata dia, mencapai US$1,19 miliar, atau naik US$158 juta dibandingkan tahun 2014.

Selama kurun waktu tahun 2011-2015 ekspor kopi tumbuh positif yang mencapai 1,05 persen per tahun, dengan negara tujuan ekspor yakni Amerika Serikat, Jepang, Italia, Malaysia dan Jerman. (les)

sumber: cnnindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...