Skip to main content

Indonesia Punya 7 Danau di 'Atas Awan' dengan Panorama Memukau

Jakarta Indonesia, negara yang mungkin tak sempurna namun juga sempurna di saat yang sama. Punya banyak polemik, namun lebih banyak lagi 'menyembunyikan' keelokan alam. Kalau diingat-ingat kembali, mungkin kamu tak akan temukan waktu pasti kapan jatuh cinta pada Nusantara untuk pertama kali.

Berpindah destinasi saat traveling di Indonesia, rasanya seperti menemui cinta pertama. Sensasinya selalu berbeda, keintiman yang ditawarkannya pun memiliki varian tersendiri. Supaya makin tertambat hatinya oleh nusantara, simak dulu deretan danau di 'atas awan' yang ada di surga negeri khatulistiwa.

Segara Anak

Berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, danau cantik ini ada di kaldera Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Punya luas sekitar 1.100 hektare, danau ini adalah satu atraksi ekstra yang ditawarkan Rinjani, selain matahari terbit dan padang savana yang begitu memesona. Punya kedalaman mencapai 230 meter, kamu bisa memancing di danau ini.




Segara Anak. | via: anekatempatwisata.com



 

Danau Kaco

Berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, danau ini berada pada ketinggian 1.289 meter di atas permukaan laut. Tak bisa dikatakan sebagai danau raksasa, namun warna air yang begitu biru membuat danau ini jadi persinggahan bagi para pelancong yang melintas. Danau yang banyak terdapat ikan ini masih belum diketahui kedalamannya hingga sekarang.




Danau Kaco. | via: indonesiawonder.wordpress.com



 

Ranu Kumbolo

Siapa yang bisa melewatkan tempat satu ini saat berada di Semeru? Berada di bayang-bayang sang mahameru, membuat danau ini jadi satu tempat wajib bagi mereka yang berniat (atau tidak) menaklukan puncak tertinggi Jawa. Berada jauh dari hiruk-pikuk, ketenangan terasa begitu gamblang di Ranu Kumbolo. Malah, spot ini kerap dijadikan tempat bermalam bagi para pendaki.




Ranu Kumbolo. | via: gentwisatabromo.com



 

Danau Habema

Jayawijaya tak hanya menyimpan salju abadi di wilayah paling timur Indonesia, namun juga danau di 'atas awan'. Berada di ketinggian 3.225 meter di atas permukaan laut, danau ini didaulat jadi yang paling tinggi di nusantara. Bernama asli Yoginopa, danau ini berlokasi di Pegunungan Jayawijaya, sekitar 48 kilometer dari Wamena.




Danau Habema. | via: bayuwinata.wordpress.com



 

Telaga Warna Dieng

Berada di wilayah yang terkenal akan hawa dingin yang menelesak masuk ke tulang secara paksa, telaga ini berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Terkukung pegunungan yang saling sambung-menyambung, membuat telaga yang ada di kawasan Dataran Tinggi Dieng ini punya pesona elok berbalut ketenangan yang membuatmu nyaman duduk berlama-lama.




 Telaga Warna Dieng. | via: pakettripdieng.com



 

Danau Gunung Tujuh

Para pendaki yang bisa mencapai puncak Kerinci, biasanya bisa menikmati keindahan Danau Gunung Tujuh dari ketinggian, namun kalau tak sampai puncak pun kamu masih bisa bertandang ke sini. Berada di ketinggilan hampir 1.950 meter di atas permukaan laut, Danau Gunung Tujuh jadi tantangan tersendiri bagi para pendaki untuk mandi dengan air yang begitu dingin.




Danau Gunung Tujuh. | via: wisatagunung.com



 

Danau Kelimutu

Danau Tiga Warna adalah nama lain dari danau yang berada di ketinggian 1.631 meter di atas permukaan laut ini. Bukan tanpa sebab, warna air danau ini memang beragam. Warnanya kian berubah-ubah dari waktu ke waktu. Berada di Ende, Nusa Tenggara Timur, danau ini sudah jadi destinasi wajib saat bertandang ke gugusan pulau Nusa Tenggara.

Danau Kelimutu. | via: twisata.com



Berada di ketinggian, padu-padan ketenangan danau dengan panorama pemandangan yang begitu lepas tentu bukan satu hal yang pesonanya bisa ditawar-tawar lagi. Menjelajah Indonesia untuk bersua dengan alam. Menjelajah Indonesia untuk bersua dengan harmoni belantara. Kalau kamu tahu danau di Indonesia yang juga ada di ketinggian, langsung tambahkan di kolom komentar aja.

sumber: bintang.com

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...