Skip to main content

Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Traveling ke Thailand

Traveling ke Thailand merupakan salah satu pilihan yang menyenangkan, tempat penginapan yang dibangun semenarik mungkin, pantai indah yang dilengkapi bungalow, hingga makanan mi yang lezat dan sangat murah menjadi berbagai alasannya.

Namun jika Anda belum benar-benar tahu seluk-beluk pariwisata Thailand, ada baiknya untuk mempelajarinya dahulu. Hal ini penting, alih-alih ingin berwisata hemat dan menyenangkan ke Thailand, Anda malah terjebak dalam pengeluaran yang tak terbendung yang membuat perjalanan wisata Anda tidak menyenangkan.

Seperti dilansir dari Roughguides, Senin (25/4/2016), berikut beberapa tips yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan perjalanan wisata ke Thailand.

Hormati kebudayaan setempat dan tahu etiket


Thailand atau kebanyakan negara di Asia Tenggara dikenal sebagai "Land of Smiles", namun senyum mereka dengan cepat akan hilang jika Anda tidak menghormati budaya setempat. Bagi budaya Thailand, kaki merupakan bagian terendah dari tubuh, dan kepala dianggap paling suci, sehingga tidak semua orang bisa menyentuh kepala orang yang lain seenaknya, bahkan kepada anak-anak atau orang yang lebih muda dari Anda secara usia.

Gunakan transportasi umum


Menggunakan tuk-tuk saat berada di Thailand tentu menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tidak boleh terlewatkan. Namun jika jarak tempuh yang akan Anda lalui terlalu panjang, ada pilihan transportasi lain. Bus Thailand atau yang dikenal dengan nama Baw Khaw Saw (BKS) menjadi pilihan lainnya.

BKS hadir di setiap sudut kota Thailand. Selain dapat mempelajari budaya Thailand dari dekat, dengan menggunakan BKS, Anda juga dapat menghemat pengeluaran Anda selama berwisata di negara Gajah Putih ini.

Temukan saat yang tepat


Waktu terbaik untuk mengunjungi Thailand adalah antara November dan Februari, yaitu ketika musim hujan selesai. Namun bagi Anda yang ingin menghindari tumpukan orang di musim liburan, Anda bisa mengunjungi Thailand pada Mei sampai Oktober. Tapi jangan harap Anda bisa berjemur di pantai jika datang di antara bulan tersebut, karena Thailand sedang berada dalam musim penghujan.

Jangan tertipu


Jangan sampai tertipu dengan sopir tuk-tuk yang membawa Anda. Pengalaman tidak menyenangkan pernah dialami Helen Ochyra, penulis travel Roughguides. Saat ingin berkunjung ke salah satu candi, dirinya tertipu sopir tuk-tuk yang mengatakan bahwa hari itu merupakan hari libur nasional, sehingga kompleks candi ditutup. Lalu sang sopir mengajak Helen mengunjungi pabrik karpet milik saudaranya.

Pastikan harga sebelum membeli


Sama halnya dengan di Indonesia, saat Anda ingin menggunakan transportasi tuk tuk atau taksi tanpa argometer, ada baiknya Anda memastikan persetujuan harga sebelum masuk kendaraan. Proses tawar-menawar juga bisa Anda lakukan saat berada di pasar tradisional. Pastikan harga barang yang akan Anda beli, karena kebanyakan penjual di Thailand akan menaikan harga pada wisatawan.

Gunakan hostel


Sebagai salah satu destinasi wisata dunia, Thailand memiliki jaringan besar hostel. Anda tidak hanya akan menghemat uang dengan menggunakan hostel, tetapi juga bertemu dengan banyak orang lokal dan mempelajari kebudayaan mereka. Staf hostel menjadi sumber informasi yang dipercaya, jika ada yang ingin Anda tanyakan tentang pariwisata Thailand.

Ikuti angin berhembus


Tips ini khusus bagi Anda yang gemar berpetualangan. Ikuti angin berhembus saat berwisata di Thailand. Tinggal di suatu tempat jika Anda menyukainya, dan tinggalkan jika Anda tidak suka. Menjelajahi Anda menjelajahi Thailand dan menemukan keramahan penduduknya, di kemudian hari Anda akan dihinggapi kerinduan untuk kembali lagi.

sumber: liputan6.com

Comments

Popular posts from this blog

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...