Skip to main content

Destinasi Wisata ala Backpacker yang Bakal Jadi Tren di 2017

Backpacker sudah tentu wisatawan, namun wisatawan belum tentu seorang backpacker. Meski memiliki definisi yang hampir sama, nyatanya kedua hal tersebut melingkupi aktivitas yang berbeda. Tidak ada yang lebih baik antara keduanya, mengingat pada dasarnya backpacker dan wisatawan sama-sama penjelajah, hanya saja caranya yang berbeda.

Namun demikian, di kalangan anak muda Indonesia aktivitas backpacker makin diminati. Selain perlengkapan backpacker makin inovatif dan mudah ditemui dengan harga yang terjangkau, Indonesia juga terkenal dengan keindahan alam dan budaya yang tidak ada tandingannya.

Berikut destinasi wisata di Indonesia yang diramalkan akan menjadi tren tujuan wisata backpacker di tahun 2017, seperti disusun tim Liputan6.com, Jumat (25/11/2016).

Negeri di Atas Awan, Tana Toraja
Baru di buka secara resmi awal tahun 2016, wisata ‘Negeri di Atas Awan’ Desa Lolai, Tana Toraja, Sulawesi Selatan diramalkan akan menjadi tujuan wisata para backpacker di Indonesia. Berjarak sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Rantepao, desa ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tapi juga kekyaan budaya dan kuliner. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Desa Lolai, jangan lupa untuk menyicip kenikmatan kuliner ikan mas dan kopi Toraja yang terkenal.




Desa Lolai berjarak sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Rantepao.



 

Danau Jayamix, Bogor




Berlokasi di kawasan Rumpin, Ciguded, Kabupaten Bogor, keindahan Danau Jayamix mulai dibicarakan banyak orang. Foto: Andi Jatmiko/ Liputan6.com




Danau Jayamix merupakan danau yang terbentuk secara tidak sengaja dari bekas galian tambang material batu dan pasir. Berlokasi di pedalaman Bogor, tepatnya di Desa Tegal Lega Cigudeg, lokasi danau yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan nama Danau Rumpin ini belum bisa dijangkau angkutan umum. Tak heran jika banyak yang menganggap, danau ini menjadi salah satu destinasi wisata yang cocok bagi penggemar aktivitas backpacker.

Pagaralam, Sumatera Selatan




Dilengkapi dengan fasilitas berstandar internasional, paralayang di Pagaralam menjadi salah satu aktivitas olahraga wisata yang digemari atlet lokal dan mancanegara.




Bumi Besemah tak pernah pudar akan pesonanya. Memiliki destinasi yang dilengkapi beragam atraksi wisata, mulai dari petik the, offroad, paralayang, hingga mendaki gunung Dempo, Pagaralam diramalkan menjadi tujuan wisata backpacker di tahun 2017. Apalagi dinas pariwisata setempat tengah berbenah serius untuk memberikan pelayanan wisata yang maksimal. Bagi Anda kyang berkunjung ke pagaralam, sempatkan mampi ke sentra pembuatan senjata tradisional Kudok yang khas.

Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah




Taman Nasional Sebangau berlokasi di Kabupaten Katingan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.




Musim penghujan merupakan saat yang tepat untuk menyusuri keindahan hutan hujan tropis Sebangau, mengingat di musim kemarau air sungai akan surut, sehingga perjalanan terpaksa harus ditempuh dengan berjalan kaki menembus hutan sepanjang 3 kilometer atau menghabiskan waktu selama 4 jam treking. Menurut data yang pernah dihimpun Liputan6.com, taman nasional yang masuk kawasan Kabupaten Katingan ini memiliki ratusan jumlah flora, yang didominasu oleh pohon Saga Gulang. Di taman nasional yang memiliki luas emncapai 568 ribu hektar ini juga menjadi habitat bagi 15 jenis mamalia, ratusan jenis burung, dan 54 spesies ular.

Pulau Widi, Maluku




Berlokasi di desa Gane Luar, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Kepulauan Widi dikenal memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Foto: Andi Jatmiko.




Bagi Anda pecinta wisata bahari, Pulau Widi yang berlokasi di Desa Gane Luar, Halmahera Selatan ini menjadi destinasi wisata yang tepat untuk dikunjungi. Hamparan pasir yang ptuih, air laut yang jernih, dan pemandangan dasar laut yang menakjubkan menjadi alasan mengapa pulau ini perlu menjadi tujuan wisata backpacker Anda. Sejalan dengan pembenahan yang dilakukan pemerintah daerah setempat terhadap akses jalan dan fasilitas penunjang wisata, Pulau Widi menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi.

Solo, Jawa Tengah




Prajurit Keraton mengawal arak-arakan gunungan pada acara Grebeg Syawal di halaman Masjid Agung Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/7). Grebeg Syawal merupakan tradisi Keraton Kasunanan Surakarta untuk merayakan Idul Fitri. (Liputan6.com/Boy Harjanto)



 

Solo menjadi tujuan wisata yang lengkap, mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata belanja. Bahkan Kementerian Pariwisata tengah gencar mempromosikan kota Solo sebagai salah satu pusat destinasi wisata belanja di Indonesia. Tak hanya itu, lokasinya yang berdekatan dengan Jogja dan Semarang, membuat Solo diprediksi akan menjadi destinasi wisata favorit bagi banyak backpacker dari kalangan anak muda.

sumber: liputan6.com

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Agar Liburan Lebih Seru dan Menyenangkan

Pergi berlibur, tentunya harus membuat hati senang. Indonesia punya banyak tempat lucu. Tapi cara liburannya juga butuh kiat khusus agar menyenangkan. Jika liburan dengan perasaan tidak enak atau gundah akan merusak mood. Padahal kita liburan karena ingin menghilangkan stress dan kepenatan. Untuk itu, kita harus tahu cara liburan supaya seru dan penuh kegembiraan. Dari mulai teman traveling, tempat tujuan, dan segala kebutuhan traveling lainnya dapat menjadi faktor liburan yang menyenangkan. Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk liburan yang asyik: 1. Ajak teman yang humoris Tentunya, traveler butuh hiburan yang dapat mengisi di sela-sela kekosongan saat traveling. Contohnya, jika pesawat terkena delay atau bahkan hal-hal yang dapat merusak suasana hati. Mengajak teman yang humoris bisa menjadi solusinya. Mereka bisa menghibur traveler yang sedang bosan atau bahkan emosi sekalipun. Apalagi jika di tempat yang susah dengan jangkauan teknologi, yang paling manjur pasti berca...

Maron Mangrove Edupark, Ekowisata yang Lagi Hits di Semarang

Maron Mangrove Edupark Semarang merupakan ekowisata hutan mangrove atau hutan bakau. Destinasi wisata hutan mangrove seluas lima hektare ini terletak di sekitar Pantai Maron Semarang, dengan akses masuk yang sama tak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Menurut Tempo.com , sejak dibuka sampai saat ini, sudah banyak pengunjung yang mendatangi destinasi wisata itu dengan kisaran 50-100 orang/hari, dan bisa 500 orang saat akhir pekan. "Para pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru selain berwisata. Mereka bisa belajar bagaimana mengenal, menanam, dan merawat mangrove," kata pengelola Maroon Mangrove Edupark Semarang Rusmadi, Ketua Kelompok Mekartani Lindung. [caption id="attachment_2352" align="aligncenter" width="2304"] Menjelajahi hutan bakau di Maron Mangrove Edupark, Semarang. (foto: assets.kompasiana.com)[/caption] Ia menjelaskan tanaman mangrove sebenarnya bukan hanya berfungsi sebagai pelindung daratan dari ancaman abrasi...

Surabaya Ingin Pasar Tradisional untuk Wisata

Banyak yang belum menyadari bahwa pasar tradisional bisa menjadi potensi wisata. Kendati demikian, masih ada yang peduli pada hal tersebut. Salah satunya adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Tri Rismaharini memang dikenal sebagai sosok yang memiliki gagasan-gagasan maju yang kerap dianggap kontroversi. Tetapi demi kemajuan warganya, ia teguh pada prinsip yang dimilikinya. Risma, begitu ia biasa dipanggil, memiliki cita-cita menjadikan pasar tradisonal menjadi lebih baik. Jauh dari predikat sumpek, becek, dan kumuh. Sehingga akan menjadi pilihan warga untuk belanja daripada di pasar modern. "Saya berharap secepatnya pembangunan ini, karena kalau saya turun (dari Wali Kota Surabaya) yang kedua ini, saya ingin pasar Surabaya bagus semuanya," kata Risma, Sabtu (25/2/2017) seperti dilansir dari detikcom . Risma juga mengambilalih kebijakan PD Pasar Surya sebagai BUMD dengan memperbaiki pasar tradisional. Ia memerintahkan pada lurah untuk mendokumentasikan kondisi pasar tradi...